BISNIS DAN DTRAVEL

Respon Cepat Bitcoin Terhadap Kebijakan Global, Peluang Pertumbuhan dan Strategi Investasi Cerdas

Pasang Iklan di QueenNews.id

QueenNews.id – Tahun 2025 telah terbukti menjadi perjalanan yang penuh gejolak bagi Bitcoin. Setelah mencatatkan serangkaian rekor tertinggi yang fantastis, mata uang digital ini juga sempat mengalami aksi jual besar-besaran yang sangat menekan harganya.

Kondisi tersebut terjadi setelah Bitcoin sempat melonjak tinggi di awal tahun, didorong oleh sentimen positif pasca terpilihnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang dikenal bersahabat dengan aset kripto. Sentimen pasar sempat teruji ketika aset digital ini, bersamaan dengan saham, mengalami koreksi harga pada bulan April menyusul pengumuman tarif oleh Trump.

Namun, Bitcoin menunjukkan daya tahan dengan berhasil pulih dengan cepat, bahkan mencetak puncak tertinggi sepanjang masa di atas $126.000 pada awal Oktober, menegaskan potensi kenaikan yang kuat di tengah optimisme pasar. Akan tetapi, momentum positif ini menghadapi ujian pada 10 Oktober ketika pasar kembali mengalami koreksi harga tajam.

Hal ini dipicu oleh pengumuman tarif baru dan ancaman kontrol ekspor perangkat lunak penting oleh Presiden Trump, yang mengakibatkan adanya penyesuaian posisi pasar senilai lebih dari $19 miliar di seluruh aset kripto leverage. Peristiwa ini, yang merupakan salah satu penyesuaian terbesar, menyoroti betapa cepatnya pasar aset kripto merespons dan menyesuaikan diri terhadap perubahan kebijakan ekonomi makro dan geopolitik global.

Sejak fase penyesuaian di bulan Oktober tersebut, Bitcoin telah berupaya keras untuk membangun kembali momentumnya. Meskipun pasar mengalami fase penurunan harga yang signifikan pada bulan November, sentimen bearish  di pasar opsi telah sedikit berkurang dalam beberapa pekan terakhir, mengindikasikan adanya potensi pemulihan.

Berita lainnya :  ASHTA Menjadi Lokasi Pop-Up Experience untuk Rayakan Peluncuran Bondi 9 Persembahan HOKA

Saat ini, para trader menetapkan probabilitas 15% bahwa Bitcoin akan mengakhiri tahun di bawah $80.000, sebuah angka yang menunjukkan bahwa sebagian besar ekspektasi pasar masih mengarah pada posisi harga yang lebih kuat, meskipun sempat adanya prediksi harga yang lebih ambisius.

Fase koreksi pada bulan April dan Oktober dengan jelas menyoroti semakin kuatnya korelasi antara Bitcoin dan pasar ekuitas. Secara historis, Bitcoin dan saham bergerak secara independen, namun dengan adopsi yang semakin luas oleh investor ritel dan institusi, pergerakan kedua pasar ini kini semakin searah. Hal ini menunjukkan bahwa Bitcoin telah berevolusi menjadi aset yang lebih terintegrasi dalam sistem keuangan konvensional.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Selain itu, aset kripto ini juga tampak semakin responsif terhadap arah kebijakan suku bunga oleh The Federal Reserve atau The Fed. Para analis mengamati bahwa aset kripto cenderung menguat sejalan dengan sinyal dovish dari The Fed, sementara sinyal hawkish dari The Fed sejak Oktober telah memengaruhi Bitcoin.

Respons ini menegaskan bahwa kebijakan moneter global kini memainkan peran kunci dalam membentuk pergerakan harga aset digital, menuntut investor untuk terus memantau keputusan bank sentral.

Mengingat tingkat kedewasaan dan integrasi pasar yang semakin tinggi, literasi dan edukasi investasi menjadi landasan utama yang tak terhindarkan dalam menghadapi dinamika pasar global.

Berita lainnya :  Dorong Transformasi Digital, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Hadirkan i-Mitra KPBN

Dalam konteks ini, investasi bukan hanya tentang memaksimalkan potensi keuntungan, tetapi yang lebih fundamental adalah tentang strategi cerdas untuk membangun dan memelihara nilai aset yang sudah dimiliki di tengah pergerakan pasar.

Selaras dengan ini, literasi dan edukasi investasi juga menjadi fondasi utama dalam menghadapi gejolak ekonomi global. Sehingga sangat penting untuk memilih platform investasi yang aman, berizin dan diawasi di Indonesia. Bittime, platform pertukaran aset kripto terdepan, berizin merupakan top 3 crypto exchange di Indonesia berdasarkan Coingecko, dan telah resmi beroperasi sejak 2022.

Selain itu, seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Tentang Bittime Indonesia

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pasang Iklan di QueenNews.id

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

BISNIS DAN DTRAVEL

Merayakan Tiga Tahun Inovasi Akar Rumput: Accelerator Lab UNDP Indonesia Dorong Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan

Seiring laju urbanisasi dan tantangan iklim, peran masyarakat menjadi semakin penting sebagai pendorong perubahan. Sejak 2021, Accelerator Lab UNDP Indonesia
BISNIS DAN DTRAVEL

Jasavalas.com Resmi Diluncurkan, Permudah Pengiriman Uang ke China dengan Biaya Rendah

QueenNews.id – Jasa Valas, perusahaan baru di bidang remitansi, dengan bangga meluncurkan situs resminya, Jasavalas.com, pada Februari 2025. Platform ini