BRI Region 6 Tingkatkan Kesiapsiagaan Krisis melalui Training of Trainer Business Continuity Management
QueenNews.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 6 memperkuat kesiapan menghadapi potensi gangguan operasional melalui kegiatan Sosialisasi dan Training of Trainer (TOT) Business Continuity Management (BCM). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun organisasi yang tangguh, adaptif, dan mampu menjaga keberlangsungan layanan dalam berbagai kondisi.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui kolaborasi antara BRI Region 6, ORD Group, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta). Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman pekerja mengenai pentingnya manajemen keberlangsungan bisnis serta memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi krisis.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pekerja BRI Region 6 serta Regional Business Support Head BRI Region 6, Fandi Imawan. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa penerapan BCM memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas operasional perusahaan di tengah berbagai risiko yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Menurutnya, BCM bukan hanya menjadi mekanisme penanganan saat terjadi kondisi darurat, tetapi juga merupakan bagian penting dari strategi perusahaan dalam mempertahankan keandalan layanan serta menjaga kepercayaan nasabah.
“Setiap pekerja memiliki peran dalam memastikan keberlangsungan bisnis perusahaan. Pemahaman dan kesiapan seluruh insan BRI menjadi faktor penting agar operasional tetap berjalan secara optimal ketika menghadapi berbagai tantangan,” ujar Fandi Imawan.
Perkuat Pemahaman Manajemen Risiko dan Respons Krisis
Dalam sesi sosialisasi dan pelatihan, para peserta memperoleh pembekalan mengenai berbagai aspek Business Continuity Management, mulai dari konsep dasar BCM, identifikasi risiko, strategi mitigasi, prosedur tanggap darurat, hingga tahapan pemulihan operasional setelah terjadi gangguan.
Selain materi teoritis, peserta juga mendapatkan wawasan praktis melalui pengalaman dan simulasi yang diberikan oleh narasumber dari ORD Group dan BPBD DKI Jakarta. Simulasi tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam mengambil keputusan, melakukan koordinasi, serta menjalankan langkah respons secara cepat dan tepat ketika menghadapi skenario krisis.
Melalui pendekatan pelatihan tersebut, pekerja BRI Region 6 diharapkan tidak hanya memahami prosedur BCM secara konseptual, tetapi juga mampu menerapkannya dalam lingkungan kerja masing-masing.
Membangun Budaya Kesiapsiagaan di Lingkungan BRI
Penerapan Business Continuity Management menjadi salah satu langkah penting BRI Region 6 dalam memperkuat budaya sadar risiko. Dengan adanya pemahaman yang merata mengenai kesiapsiagaan, setiap pekerja dapat berkontribusi dalam menjaga kelancaran operasional serta memastikan layanan kepada nasabah tetap berjalan.
Kegiatan TOT BCM juga menjadi upaya untuk menciptakan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam mengelola risiko dan mampu menjadi penggerak implementasi BCM di unit kerja masing-masing.
BRI Region 6 terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas tata kelola, memperkuat mitigasi risiko, serta menghadirkan layanan perbankan yang aman dan berkelanjutan. Melalui penguatan kapasitas pekerja dalam menghadapi kondisi krisis, perusahaan berharap dapat menjaga kepercayaan nasabah dan memastikan keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES


