Dari 3 Karyawan Dipecat hingga Ribuan Terkena PHK: Kisah Kelam PT Yihong yang Menggemparkan Cirebon!


QueenNews.id – Awalnya hanya tiga karyawan yang dipecat. Tapi siapa sangka, langkah tersebut menjadi titik awal dari badai besar yang kini mengguncang ribuan buruh di Cirebon.
PT Yihong Novatex Indonesia, pabrik sepatu ternama asal Tiongkok yang berdiri megah di Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, kini menjadi sorotan tajam setelah melakukan PHK massal terhadap 1.126 pekerja!
Semua bermula dari aksi mogok kerja yang dilakukan para buruh selama empat hari.
Aksi ini dipicu oleh pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap tiga orang rekan mereka, yang dianggap tidak adil dan tanpa alasan kuat.
Aksi solidaritas ini ternyata berbuah petaka. Pihak perusahaan mengklaim bahwa aksi mogok menyebabkan kerugian besar, termasuk pembatalan order dari mitra bisnis mereka.
Tak tanggung-tanggung, manajemen PT Yihong merespons dengan memberhentikan seluruh peserta mogok kerja, yang jumlahnya lebih dari seribu orang! Keputusan mendadak ini tentu membuat geger dunia perburuhan di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Namun, persoalan tak berhenti di situ. Banyak pihak mempertanyakan legalitas dari PHK massal tersebut.
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon bahkan mendesak perusahaan untuk mengulas ulang keputusan sepihak tersebut, karena belum ada status pailit yang ditetapkan, dan buruh juga belum sepenuhnya diberikan hak-haknya.
“Kami merasa dikhianati,” ujar salah satu buruh yang terkena PHK. “Kami hanya membela teman kami, tapi kini kami semua kehilangan pekerjaan.”
Situasi ini pun menimbulkan gelombang protes dari serikat pekerja, aktivis buruh, dan masyarakat sipil.
Mereka menilai kejadian ini sebagai contoh buruk manajemen konflik industrial dan menuntut adanya keadilan serta transparansi dari PT Yihong.
Apakah ini akhir dari kisah PT Yihong di Indonesia? Atau justru awal dari gelombang perlawanan buruh yang lebih besar?
