Herman Deru: Petani Sumsel Harus Naik Kelas, Jangan Lagi Jadi Buruh di Lahan Sendiri
QueenNews.id – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menegaskan pentingnya transformasi pola pikir petani agar tidak lagi hanya berperan sebagai pekerja di lahan miliknya sendiri, melainkan menjadi pelaku usaha yang mampu menguasai rantai bisnis pertanian secara menyeluruh.
Pesan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (DPW HMTN MP) Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2031 di Griya Agung Palembang.
Dalam kepengurusan yang baru, organisasi tersebut resmi dipimpin Agus Darwa sebagai Ketua Umum DPW HMTN MP Sumsel.
Di hadapan para pengurus yang dilantik, Herman Deru menekankan bahwa sektor pertanian Sumsel membutuhkan perubahan paradigma agar kesejahteraan petani dapat meningkat secara signifikan.
“Saya ingin kita bersama-sama mengubah mindset. Petani yang selama ini menjadi buruh di lahannya sendiri, harus diubah menjadi petani yang mengerti proses hilirisasi hingga ke pemasarannya,” tegas Herman Deru.
Menurutnya, petani masa kini harus memahami seluruh mata rantai usaha pertanian, mulai dari proses produksi, pengolahan hasil panen, hingga strategi pemasaran. Dengan demikian, nilai tambah hasil pertanian tidak hanya dinikmati oleh pihak lain, tetapi juga dirasakan langsung oleh petani.
Selain mendorong transformasi petani menjadi entrepreneur, Herman Deru juga menyoroti pentingnya efisiensi biaya produksi. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk mencari solusi agar harga pupuk lebih terjangkau sehingga beban petani dapat berkurang.
“Kalau biaya produksi bisa ditekan dan harga pupuk lebih terjangkau, tentu kesejahteraan petani akan meningkat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Herman Deru juga mengingatkan HMTN MP agar tetap menjaga independensi organisasi dan tidak terafiliasi dengan kepentingan politik praktis. Menurutnya, sikap netral akan membuat organisasi lebih leluasa dalam merangkul masyarakat dan memperjuangkan kepentingan petani.
Sementara itu, Ketua DPW HMTN MP Sumsel Agus Darwa menyatakan kesiapan organisasinya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan kemandirian pangan daerah.
Ia menilai Sumatera Selatan memiliki potensi sumber daya alam dan hasil pertanian yang sangat besar. Namun, potensi tersebut membutuhkan pendampingan berkelanjutan agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami siap mengawal dan melaksanakan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP). HMTN MP hadir untuk mengawal, mendampingi, dan memberdayakan sektor pertanian di Sumatera Selatan,” kata Agus Darwa.
Pelantikan pengurus DPW HMTN MP Sumsel periode 2026–2031 berlangsung khidmat dan turut dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.


