BISNIS DAN DTRAVEL

Harga Emas XAUUSD Tertekan, Dupoin Futures Soroti Level Penting

Pasang Iklan di QueenNews.id

QueenNews.id  –  Pergerakan harga emas dunia atau XAUUSD masih menghadapi tekanan pada perdagangan awal Agustus 2026. Berdasarkan analisis terbaru Dupoin Futures, peluang pelemahan harga emas masih lebih dominan dibandingkan potensi penguatan setelah logam mulia tersebut belum mampu mempertahankan momentum kenaikan di area resistance penting.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai kondisi pasar saat ini menunjukkan tekanan jual yang masih cukup kuat. Kegagalan emas untuk menembus area resistance menjadi sinyal bahwa pelaku pasar masih berhati-hati dan cenderung melakukan aksi ambil untung.

Meski demikian, pergerakan harga emas tetap berpotensi mengalami perubahan arah karena pasar masih dipengaruhi berbagai faktor global, mulai dari data ekonomi Amerika Serikat, kebijakan suku bunga Federal Reserve, hingga perkembangan geopolitik internasional.

Sinyal Teknikal Masih Menunjukkan Tekanan Bearish

Dalam analisis teknikal Dupoin Futures, pergerakan emas XAUUSD pada grafik harian (Daily timeframe) masih memperlihatkan kecenderungan bearish. Salah satu faktor utama yang menjadi perhatian adalah harga yang belum mampu mencatatkan penutupan di atas level resistance 4.104.

Level tersebut dinilai menjadi area kunci yang harus ditembus apabila emas ingin kembali membangun momentum kenaikan. Selama harga masih bergerak di bawah resistance tersebut, potensi koreksi masih menjadi skenario utama dalam jangka pendek.

Selain itu, Dupoin Futures menemukan adanya pola candlestick Bearish Engulfing yang muncul di sekitar area resistance. Pola tersebut menunjukkan adanya peningkatan tekanan jual setelah upaya kenaikan harga gagal berlanjut.

Menurut Geraldo, pola tersebut menjadi indikasi bahwa seller masih memiliki kendali terhadap arah pergerakan emas.

Berita lainnya :  Operasional Lancar, Bisnis Makin Tumbuh: Oxygen.id Hadirkan Talkxygen di Jakarta Utara

“Pergerakan harga yang gagal bertahan di area resistance menunjukkan bahwa tekanan jual masih cukup dominan. Investor perlu memperhatikan konfirmasi berikutnya sebelum menentukan arah transaksi,” ujar Geraldo.

Tidak hanya dari pola candlestick, indikator Stochastic juga masih bergerak turun. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa momentum pelemahan belum sepenuhnya berakhir dan belum terdapat sinyal pembalikan tren yang kuat.

Support 4.010 Menjadi Area Pengawasan Pasar

Berdasarkan proyeksi teknikal tersebut, Dupoin Futures memperkirakan area 4.010 menjadi level support penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar.

Apabila tekanan jual berlanjut dan harga mampu menembus area support tersebut, emas berpotensi mengalami koreksi lebih dalam. Namun, jika muncul aksi beli yang cukup kuat di sekitar level tersebut, peluang terjadinya rebound teknikal tetap terbuka.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Meski demikian, Dupoin Futures menilai potensi pembalikan arah membutuhkan konfirmasi tambahan melalui perubahan pola harga maupun dukungan indikator teknikal lainnya.

Dolar AS dan Kebijakan The Fed Jadi Faktor Penggerak

Selain faktor teknikal, pergerakan harga emas juga masih dipengaruhi kondisi fundamental global, terutama arah dolar Amerika Serikat dan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield).

Ketika dolar AS menguat dan yield obligasi berada pada level tinggi, emas cenderung kehilangan daya tarik karena aset tersebut tidak memberikan imbal hasil langsung. Investor biasanya akan mempertimbangkan instrumen berbasis dolar yang menawarkan potensi keuntungan lebih kompetitif.

Di sisi lain, pasar juga masih menantikan berbagai indikator ekonomi Amerika Serikat, termasuk data inflasi, tenaga kerja, manufaktur, serta pernyataan pejabat Federal Reserve.

Berita lainnya :  BRI KCP Thamrin City Tetap Operasional Saat Libur Melalui Layanan Weekend Banking

Dupoin Futures menilai data ekonomi tersebut akan menjadi faktor penting dalam menentukan ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga The Fed. Apabila data ekonomi menunjukkan kondisi yang masih kuat, peluang suku bunga tinggi bertahan lebih lama dapat memberikan tekanan tambahan terhadap emas.

Sebaliknya, apabila ekonomi AS mulai menunjukkan perlambatan dan pasar memperkirakan adanya pemangkasan suku bunga, pelemahan dolar AS dapat menjadi katalis positif bagi harga emas.

Geopolitik Tetap Jadi Perhatian Investor

Selain faktor ekonomi, ketidakpastian geopolitik global juga masih menjadi perhatian pelaku pasar. Dalam kondisi meningkatnya risiko global, emas tetap memiliki daya tarik sebagai aset lindung nilai (safe haven).

Permintaan terhadap emas dapat kembali meningkat apabila investor mencari instrumen yang dianggap lebih aman di tengah ketidakpastian ekonomi maupun politik internasional.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat prospek emas XAUUSD masih berada dalam tekanan bearish selama harga belum mampu menembus resistance 4.104. Kombinasi pola Bearish Engulfing, indikator Stochastic yang melemah, serta faktor eksternal seperti dolar AS dan kebijakan The Fed menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan.

Investor disarankan untuk tetap mencermati pergerakan harga, perkembangan ekonomi global, serta sinyal teknikal sebelum mengambil keputusan perdagangan. Dengan memahami faktor fundamental dan teknikal secara bersamaan, pelaku pasar dapat menyusun strategi yang lebih terukur dalam menghadapi volatilitas harga emas.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pasang Iklan di QueenNews.id

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

BISNIS DAN DTRAVEL

Merayakan Tiga Tahun Inovasi Akar Rumput: Accelerator Lab UNDP Indonesia Dorong Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan

  • Kamis, 13 Februari 2025
Seiring laju urbanisasi dan tantangan iklim, peran masyarakat menjadi semakin penting sebagai pendorong perubahan. Sejak 2021, Accelerator Lab UNDP Indonesia
BISNIS DAN DTRAVEL

Jasavalas.com Resmi Diluncurkan, Permudah Pengiriman Uang ke China dengan Biaya Rendah

  • Selasa, 18 Februari 2025
QueenNews.id – Jasa Valas, perusahaan baru di bidang remitansi, dengan bangga meluncurkan situs resminya, Jasavalas.com, pada Februari 2025. Platform ini