BISNIS DAN DTRAVEL

Google.org Kucurkan Hibah USD 1,5 Juta untuk ION, Perkuat Fondasi Perdagangan Digital Terbuka Indonesia

Pasang Iklan di QueenNews.id

QueenNews.id – Indonesia Open Network (ION) merupakan inisiatif yang mengembangkan jaringan perdagangan digital terbuka atau open digital commerce network dengan mengadopsi prinsip Open Network for Digital Commerce (ONDC) dari India.

Konsep tersebut dirancang untuk menciptakan sistem perdagangan digital yang lebih demokratis dengan menghubungkan berbagai pihak dalam satu jaringan terbuka. Berbeda dengan marketplace konvensional yang biasanya mengharuskan penjual dan pembeli berada dalam satu aplikasi tertentu, ION menghadirkan infrastruktur yang memungkinkan berbagai platform digital saling berinteraksi melalui standar teknologi yang sama.

Pengembangan ION dilakukan melalui kolaborasi bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta sejumlah mitra strategis lainnya.

Melalui sistem ini, pelaku usaha tidak perlu membuat banyak akun atau membuka toko secara terpisah di berbagai platform. Cukup dengan mendaftarkan identitas bisnis dan katalog produk satu kali ke dalam jaringan ION, produk tersebut dapat ditemukan melalui berbagai aplikasi pembeli yang telah terintegrasi.

Selain menghubungkan penjual dan konsumen, jaringan ini juga membuka peluang kolaborasi antara penyedia pembayaran, perusahaan logistik, lembaga keuangan, hingga berbagai layanan digital lainnya.

Presiden Direktur PT Indonesia Open Network, Bayu Prawira Hie, menegaskan bahwa kehadiran ION bukan bertujuan menjadi pesaing marketplace yang sudah ada, melainkan membangun infrastruktur yang memungkinkan seluruh pelaku ekonomi digital dapat terhubung.

“ION bukan sebuah marketplace baru. Yang kami bangun adalah jaringan digital terbuka agar seluruh komponen dalam perdagangan digital dapat saling berinteraksi dengan lebih mudah,” ujar Bayu.

Menurutnya, perdagangan digital saat ini masih banyak berjalan melalui ekosistem tertutup yang membuat setiap platform memiliki sistem masing-masing. Melalui konsep open network, ION berupaya mengurangi fragmentasi tersebut sehingga pelaku usaha memiliki lebih banyak pilihan dalam menentukan layanan digital yang sesuai kebutuhan.

Berita lainnya :  BRI Branch Office Gunung Sahari Region 6/Jakarta 1 Jalin Kerja Sama dengan Sozo Skin Kebayoran Jakarta Selatan

Pemanfaatan AI Berpotensi Dorong Ekonomi hingga Rp910 Triliun

Pemberian hibah Google.org kepada ION juga bertepatan dengan peluncuran AI Economic Opportunity Report 2026 yang disusun Google bersama Public First dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa pemanfaatan AI secara lebih luas di Indonesia memiliki potensi menciptakan nilai ekonomi hingga Rp910 triliun atau sekitar USD55 miliar, apabila tingkat adopsi teknologi tersebut di sektor usaha kecil dan menengah dapat meningkat hingga mendekati perusahaan besar.

Saat ini, penggunaan AI di kalangan UMKM masih berada pada angka sekitar 14,5 persen, sementara perusahaan besar telah mencapai sekitar 62,5 persen. Perbedaan tingkat adopsi tersebut menunjukkan adanya peluang besar bagi Indonesia untuk mempercepat transformasi digital sektor usaha kecil.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Vice President Government Affairs and Public Policy, Centers of Excellence Google, Markham Erickson, menyebut kesenjangan tersebut bukan hanya menjadi tantangan, tetapi juga peluang untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi baru.

Menurutnya, peningkatan pemanfaatan AI oleh UMKM dapat membuka peluang munculnya produk inovatif, model bisnis baru, serta lapangan kerja tambahan melalui pemanfaatan teknologi yang lebih luas.

Selain dampak ekonomi secara umum, penggunaan generative AI pada sektor kreatif dan media juga diproyeksikan mampu menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp66 triliun per tahun. Teknologi ini dinilai dapat membantu pekerja kreatif meningkatkan produktivitas dengan mengurangi pekerjaan berulang, sehingga mereka dapat lebih fokus pada pengembangan ide dan kreativitas.

Berita lainnya :  BRI CX 100 Dorong Kesejahteraan dan Digitalisasi Layanan Pensiunan

Sementara itu, teknologi AI untuk kebutuhan lokalisasi seperti penerjemahan otomatis, pembuatan subtitle, hingga dubbing diperkirakan dapat membuka peluang ekspor ekonomi kreatif hingga Rp6,7 triliun setiap tahun.

Menuju Ekonomi Digital Indonesia yang Lebih Inklusif

Google menegaskan akan terus mendukung pengembangan teknologi AI yang bertanggung jawab di Indonesia. Perusahaan melihat AI sebagai salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas, memperluas peluang usaha, serta membantu kreator dan pelaku bisnis lokal menjangkau pasar global.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat kreativitas dunia, bukan hanya sebagai pasar digital.

Menurutnya, kekuatan Indonesia terletak pada keberagaman kreativitas masyarakat yang mampu menghasilkan karya bernilai tinggi dan memiliki daya tarik global.

“Indonesia bukan hanya memiliki pasar besar, tetapi juga memiliki para kreator dengan kemampuan menghasilkan karya yang dapat dikenal dunia,” ujar Irene.

Melalui dukungan Google.org, pengembangan ION diharapkan mampu mempercepat digitalisasi UMKM dengan menyediakan akses yang lebih luas terhadap pembayaran digital, layanan logistik, pembiayaan, hingga pemanfaatan AI untuk meningkatkan produktivitas.

Dengan mengadaptasi konsep ONDC dari India dan menargetkan pemberdayaan 100.000 usaha mikro pada tahap awal, ION diharapkan menjadi salah satu fondasi penting bagi terciptanya ekosistem perdagangan digital Indonesia yang lebih terbuka, kompetitif, dan inklusif.

Kehadiran infrastruktur digital publik tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan semakin banyak pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang ekonomi digital, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi perkembangan teknologi AI dan transformasi ekonomi global.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

BISNIS DAN DTRAVEL

Merayakan Tiga Tahun Inovasi Akar Rumput: Accelerator Lab UNDP Indonesia Dorong Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan

  • Kamis, 13 Februari 2025
Seiring laju urbanisasi dan tantangan iklim, peran masyarakat menjadi semakin penting sebagai pendorong perubahan. Sejak 2021, Accelerator Lab UNDP Indonesia
BISNIS DAN DTRAVEL

Jasavalas.com Resmi Diluncurkan, Permudah Pengiriman Uang ke China dengan Biaya Rendah

  • Selasa, 18 Februari 2025
QueenNews.id – Jasa Valas, perusahaan baru di bidang remitansi, dengan bangga meluncurkan situs resminya, Jasavalas.com, pada Februari 2025. Platform ini