HEALTHY AND BEAUTY

Gairah Seksual Pria Menurun? Kenali 7 Penyebab yang Perlu Diwaspadai

Gairah Seksual Pria Menurun? Kenali 7 Penyebab yang Perlu Diwaspadai
Pasang Iklan di QueenNews.id

QueenNews.id – Penurunan gairah seksual atau libido pada pria merupakan kondisi yang dapat terjadi pada berbagai usia. Meski sering dikaitkan dengan proses penuaan, para ahli menegaskan bahwa hasrat seksual dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari perubahan hormon, kondisi kesehatan, hingga gaya hidup sehari-hari.

Penurunan libido sesekali umumnya masih dianggap normal. Namun, apabila berlangsung dalam waktu lama, disertai keluhan lain, atau mulai memengaruhi kualitas hidup dan hubungan dengan pasangan, pemeriksaan medis sebaiknya dilakukan untuk mengetahui penyebabnya.

Lantas, apa saja faktor yang dapat menyebabkan gairah seksual pria menurun?

1. Penurunan Kadar Hormon Testosteron

Testosteron merupakan hormon utama yang berperan dalam kesehatan reproduksi pria, termasuk memengaruhi libido.

Seiring bertambahnya usia, kadar testosteron memang dapat menurun secara bertahap. Pada sebagian pria, perubahan ini mulai terjadi setelah usia 30 tahun, meski laju penurunannya berbeda pada setiap individu.

Selain usia, gangguan pada kelenjar hormon atau kondisi kesehatan tertentu juga dapat menyebabkan kadar testosteron menjadi lebih rendah dari normal.

2. Stres dan Kelelahan

Tekanan pekerjaan, masalah keuangan, kurang istirahat, hingga beban tanggung jawab keluarga dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental.

Saat tubuh mengalami stres berkepanjangan, produksi hormon kortisol meningkat. Kondisi ini dapat memengaruhi keseimbangan hormon lain, termasuk yang berkaitan dengan gairah seksual.

Kelelahan kronis juga membuat tubuh kehilangan energi sehingga minat terhadap aktivitas seksual dapat berkurang.

Berita lainnya :  Benarkah Hubungan Bisa Meredakan Migrain? Simak Fakta Medis yang Perlu Diketahui

3. Penyakit Kronis

Sejumlah penyakit dapat memengaruhi fungsi seksual pria. Di antaranya adalah diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, obesitas, serta kadar kolesterol yang tinggi.

Kondisi tersebut dapat mengganggu sirkulasi darah dan kesehatan pembuluh darah yang berperan penting dalam fungsi seksual.

Karena itu, menjaga kesehatan secara menyeluruh menjadi langkah penting untuk mempertahankan kualitas hidup.

4. Gangguan Psikologis

Kesehatan mental memiliki hubungan erat dengan libido. Pria yang mengalami depresi, gangguan kecemasan, tekanan emosional, atau trauma masa lalu dapat mengalami penurunan hasrat seksual.

Selain itu, rasa kurang percaya diri terhadap kondisi fisik atau citra tubuh juga dapat memengaruhi kenyamanan dalam menjalin hubungan dengan pasangan.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Dalam kondisi tertentu, bantuan psikolog atau psikiater dapat menjadi bagian dari penanganan yang diperlukan.

5. Efek Samping Obat-obatan

Beberapa jenis obat diketahui memiliki efek samping terhadap fungsi seksual. Contohnya adalah sebagian obat antidepresan, obat untuk tekanan darah tinggi, antihistamin tertentu, maupun terapi medis lainnya.

Apabila keluhan muncul setelah mengonsumsi obat tertentu, jangan menghentikan pengobatan secara sepihak. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar dapat dievaluasi dan dipertimbangkan alternatif terapi yang sesuai.

6. Gaya Hidup Kurang Sehat

Kebiasaan sehari-hari juga berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi pria.

Merokok, konsumsi alkohol berlebihan, kurang tidur, jarang berolahraga, serta pola makan yang tidak seimbang dapat memengaruhi kesehatan jantung, pembuluh darah, dan keseimbangan hormon.

Berita lainnya :  Jangan Asal Warnai Rambut!Ternyata Ini Warna Rambut yang Paling Cocok Buat Kulit Kamu!

Sebaliknya, olahraga rutin, tidur yang cukup, menjaga berat badan ideal, serta mengonsumsi makanan bergizi dapat membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan.

7. Masalah dalam Hubungan

Libido tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi fisik, tetapi juga hubungan emosional dengan pasangan.

Konflik yang belum terselesaikan, komunikasi yang kurang terbuka, hilangnya rasa percaya, atau berkurangnya kedekatan emosional dapat membuat hasrat seksual menurun.

Karena itu, membangun komunikasi yang sehat dan saling memahami kebutuhan pasangan merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas hubungan.

Kapan Perlu Berkonsultasi dengan Dokter?

Penurunan gairah seksual yang terjadi sesekali umumnya tidak perlu dikhawatirkan.

Namun, apabila berlangsung selama beberapa bulan, menimbulkan tekanan emosional, disertai gangguan fungsi seksual lainnya, atau mulai mengganggu keharmonisan rumah tangga, pemeriksaan ke dokter menjadi langkah yang tepat.

Dokter dapat melakukan evaluasi terhadap kondisi kesehatan, pemeriksaan hormon bila diperlukan, serta memberikan penanganan sesuai penyebab yang ditemukan.

Gaya Hidup Sehat Berperan Penting

Para ahli menekankan bahwa menjaga kesehatan seksual tidak hanya bergantung pada satu faktor.

Mengelola stres, rutin berolahraga, tidur yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, menghindari rokok dan alkohol berlebihan, serta menjaga komunikasi yang baik dengan pasangan merupakan langkah yang dapat membantu mempertahankan kesehatan reproduksi dan kualitas hidup secara keseluruhan. (bbs)

Pasang Iklan di QueenNews.id

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Ilustrasi tips mencegah dan merawat jerawat.
HEALTHY AND BEAUTY

Berikut 7 Tips Ampuh Mencegah dan Merawat Jerawat

QueenNews.id — Jerawat bisa muncul akibat berbagai faktor seperti perubahan hormon, stres, pola makan, atau kebersihan kulit yang kurang terjaga.
Ilustrasi Tips Merawat Rambut agar Tetap Sehat dan Berkilau.
HEALTHY AND BEAUTY

Berikut 7 Tips Merawat Rambut agar Tetap Sehat dan Berkilau

  • Kamis, 27 Maret 2025
QueenNews.id – Memiliki rambut yang sehat dan berkilau adalah impian banyak orang. Namun, paparan polusi, penggunaan produk kimia, serta kebiasaan