HEALTHY AND BEAUTY

8 Penyebab Gairah Wanita Menurun, Ternyata Bukan Hanya karena Usia

8 Penyebab Gairah Seksual Wanita Menurun, Ternyata Bukan Hanya karena Usia
Pasang Iklan di QueenNews.id

QueenNews.id – Menurunnya gairah seksual atau libido pada wanita merupakan kondisi yang cukup umum dan dapat dialami pada berbagai tahap kehidupan. Banyak orang mengira penyebab utamanya adalah bertambahnya usia, padahal para ahli menyebutkan bahwa libido dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, mulai dari perubahan hormon hingga kondisi psikologis.

Hasrat seksual yang menurun sesekali umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, apabila kondisi tersebut berlangsung dalam waktu lama, menimbulkan tekanan emosional, atau mulai memengaruhi keharmonisan hubungan dengan pasangan, konsultasi dengan tenaga medis dapat menjadi langkah yang tepat.

Lantas, apa saja penyebab gairah seksual wanita dapat menurun?

1. Perubahan Hormon

Hormon memiliki peran besar dalam mengatur fungsi reproduksi dan gairah seksual. Perubahan kadar hormon estrogen dan testosteron dapat terjadi selama siklus menstruasi, masa kehamilan, menyusui, maupun ketika memasuki menopause.

Pada masa menopause, penurunan kadar estrogen juga dapat menyebabkan vagina menjadi lebih kering sehingga hubungan intim terasa kurang nyaman bagi sebagian wanita.

2. Kondisi Kesehatan Tertentu

Sejumlah penyakit kronis diketahui dapat memengaruhi libido. Di antaranya adalah diabetes, gangguan tiroid, penyakit jantung, hingga Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) yang dapat mengganggu keseimbangan hormon.

Selain itu, rasa nyeri saat berhubungan intim atau gangguan pada organ reproduksi juga dapat menyebabkan seseorang kehilangan minat terhadap aktivitas seksual. Karena itu, pemeriksaan medis penting dilakukan apabila keluhan muncul secara terus-menerus.

3. Stres dan Kelelahan

Kesibukan pekerjaan, tanggung jawab mengurus keluarga, hingga tekanan ekonomi dapat membuat tubuh dan pikiran mengalami kelelahan.

Berita lainnya :  Hati-hati! Gejala Kebocoran Urine saat Batuk Atau Tertawa Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

Saat seseorang mengalami stres berkepanjangan, tubuh memproduksi lebih banyak hormon kortisol. Kondisi ini dapat memengaruhi keseimbangan hormon lain yang berkaitan dengan gairah seksual.

Kurang tidur juga dapat memperburuk keadaan karena tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan energi.

4. Kondisi Psikologis

Kesehatan mental memiliki hubungan erat dengan kehidupan seksual. Wanita yang mengalami kecemasan, depresi, atau pernah mengalami pengalaman traumatis dapat mengalami penurunan libido.

Dalam kondisi seperti ini, penanganan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga dukungan psikologis melalui konseling atau terapi sesuai kebutuhan.

5. Masalah dalam Hubungan

Hubungan emosional yang kurang harmonis juga dapat memengaruhi keinginan untuk melakukan hubungan intim.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Konflik yang belum terselesaikan, komunikasi yang kurang terbuka, hilangnya rasa percaya, atau kurangnya kedekatan emosional sering kali berdampak pada kehidupan pasangan.

Karena itu, membangun komunikasi yang sehat menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kualitas hubungan.

6. Efek Samping Obat-obatan

Beberapa jenis obat diketahui dapat memengaruhi fungsi seksual.

Contohnya adalah obat antidepresan tertentu, obat penenang, obat untuk tekanan darah tinggi, hingga terapi kemoterapi.

Selain itu, sebagian wanita juga dapat mengalami perubahan libido setelah menggunakan kontrasepsi hormonal, meski efeknya berbeda pada setiap individu.

Jika keluhan muncul setelah mengonsumsi obat tertentu, jangan menghentikan pengobatan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

7. Gaya Hidup Kurang Sehat

Berita lainnya :  Ingin Hubungan Lebih Berkualitas? Ini Tips Sehat yang Perlu Diketahui

Pola hidup juga berperan dalam menjaga kesehatan seksual.

Kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan, kurang berolahraga, pola makan yang tidak seimbang, hingga kurang tidur dapat memengaruhi sirkulasi darah, keseimbangan hormon, dan tingkat energi tubuh.

Sebaliknya, olahraga teratur, konsumsi makanan bergizi, serta istirahat yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan secara menyeluruh.

8. Rasa Percaya Diri terhadap Tubuh

Citra tubuh atau body image juga menjadi faktor yang sering kali tidak disadari.

Perubahan bentuk tubuh setelah melahirkan, kenaikan berat badan, maupun proses penuaan dapat membuat sebagian wanita merasa kurang percaya diri.

Perasaan tersebut dapat memengaruhi kenyamanan dalam menjalin kedekatan dengan pasangan dan berdampak pada libido.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Penurunan gairah seksual tidak selalu menandakan adanya penyakit.

Namun, apabila kondisi tersebut berlangsung selama beberapa bulan, menimbulkan stres, mengganggu hubungan dengan pasangan, atau disertai keluhan lain seperti nyeri, perdarahan, atau perubahan siklus menstruasi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Dokter dapat melakukan evaluasi untuk mengetahui penyebab yang mendasari serta memberikan penanganan sesuai kondisi masing-masing pasien.

Tidak Perlu Merasa Malu

Para ahli menekankan bahwa perubahan libido merupakan bagian dari kesehatan yang dapat dipengaruhi banyak faktor. Karena itu, wanita tidak perlu merasa malu untuk membicarakan keluhan tersebut dengan tenaga kesehatan.

Penanganan yang tepat, didukung pola hidup sehat, komunikasi yang baik dengan pasangan, serta pengelolaan stres dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan menjaga keharmonisan hubungan. (bbs)

Pasang Iklan di QueenNews.id

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Ilustrasi tips mencegah dan merawat jerawat.
HEALTHY AND BEAUTY

Berikut 7 Tips Ampuh Mencegah dan Merawat Jerawat

QueenNews.id — Jerawat bisa muncul akibat berbagai faktor seperti perubahan hormon, stres, pola makan, atau kebersihan kulit yang kurang terjaga.
Ilustrasi Tips Merawat Rambut agar Tetap Sehat dan Berkilau.
HEALTHY AND BEAUTY

Berikut 7 Tips Merawat Rambut agar Tetap Sehat dan Berkilau

  • Kamis, 27 Maret 2025
QueenNews.id – Memiliki rambut yang sehat dan berkilau adalah impian banyak orang. Namun, paparan polusi, penggunaan produk kimia, serta kebiasaan