HEADLINE

Romi Ahmed Pertanyakan Lamanya Progres Penanganan Laporan LP/B/270/III/2023

Pasang Iklan di QueenNews.id

QueenNews.id – Pelapor dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/270/III/2023/SPKT/Polda Sumatera Utara, Romi Ahmed, hari ini menyampaikan pernyataan resmi terkait lamanya perkembangan penanganan laporan yang telah ia buat sejak 3 Maret 2023.

Laporan tersebut menyangkut dugaan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP, yang terjadi pada 2 Maret 2023 di wilayah Deli Serdang. Selama lebih dari dua tahun sejak laporan dibuat, pelapor menyatakan bahwa ia tidak lagi menerima informasi perkembangan penanganan perkara dari penyidik.

Romi: “Tidak Ada Informasi Perkembangan Lanjutan Sejak Tahun 2024”

Pelapor menegaskan bahwa setelah memenuhi segala panggilan klarifikasi dan menyerahkan dokumen yang diminta, ia tidak lagi memperoleh informasi terbaru mengenai:

Status penyelidikan

Perkembangan hasil gelar perkara terakhir

Tindakan lanjutan penyidik

Rencana pemeriksaan tambahan

Hasil evaluasi penyidik dari bukti-bukti yang telah diserahkan

Menurut pelapor, informasi terakhir yang diterima hanya berupa panggilan klarifikasi dan beberapa SP2HP yang dikeluarkan pada tahun 2023–2024. Setelah itu, tidak ada update resmi yang diberikan.

⁠“Sejak tahun 2024 saya tidak menerima informasi apa pun terkait perkembangan laporan saya. Saya menunggu dengan penuh harapan, namun hingga hari ini belum ada kejelasan,” ujar Romi.

Berita lainnya :  SSB Palembang Soccer Skills Gelar Latihan di Stadion Bumi Sriwijaya yang Baru Diresmikan Presiden Prabowo

Riwayat Tindakan Penyidik yang Diketahui Pelapor

Berdasarkan dokumen SP2HP yang telah diterima, pelapor mencatat bahwa penyidik sebelumnya telah melakukan beberapa langkah, antara lain:

Mengeluarkan Surat Perintah Penyelidikan (Sprinlidik) pada 7 Maret 2023

Memeriksa pelapor dan beberapa saksi

Meminta dan memeriksa dokumen pendukung seperti bon timbangan, faktur, dan bukti transaksi

Melaksanakan gelar perkara pada 26 Juni 2024

Namun pelapor menegaskan bahwa ia tidak menerima kelanjutan informasi setelah gelar perkara tersebut.

Permohonan Pelapor Terhadap Polda Sumatera Utara

Pasang Iklan di QueenNews.id

Melalui pernyataan resmi ini, pelapor menyampaikan beberapa permintaan:

1.⁠ ⁠Meminta Informasi Terbaru Mengenai Perkembangan Laporan

Pelapor berhak menerima informasi perkembangan perkara secara berkala sesuai Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019 tentang SP2HP.

2.⁠ ⁠Meminta Kepastian Hukum atas Proses yang Sedang Berjalan

Pelapor berharap penyidik dapat memberikan penjelasan mengenai status terkini dari laporan yang telah berjalan selama dua tahun.

3.⁠ ⁠Meminta Penjelasan Mengenai Hasil Gelar Perkara 26 Juni 2024

Hingga kini, pelapor belum menerima informasi tertulis mengenai kesimpulan atau rekomendasi dari gelar perkara tersebut.

Berita lainnya :  Kaprodi KPI Tegaskan Komitmen Unggul: “Kami Tak Mau Biasa, Kami Ingin Meroket!”

4.⁠ ⁠Kesiapan Menyerahkan Bukti Tambahan

Pelapor siap menghadirkan saksi tambahan serta bukti-bukti lain apabila diperlukan.

Pernyataan Pelapor

Pelapor menegaskan bahwa pernyataan ini dibuat sebagai bentuk permohonan kepastian hukum dan bukan untuk menyudutkan pihak mana pun.

⁠“Saya hormat kepada institusi Polri dan menghargai seluruh proses yang telah ditempuh. Saya hanya meminta kejelasan dan informasi resmi mengenai laporan saya karena sudah berjalan lebih dari dua tahun,” ujar Romi Ahmed.

Pelapor berharap agar proses penanganan laporan dapat dilanjutkan kembali atau setidaknya diberikan kejelasan status sehingga hak-haknya sebagai pelapor dapat terpenuhi.

Press Release Distribution Support by PT Gauri Sinergi Semesta

PT Gauri Sinergi Semesta hanya menyediakan layanan dukungan teknis dalam penyebaran informasi ini sebagaimana diminta oleh pihak yang mengeluarkan pernyataan. PT Gauri Sinergi Semesta tidak terlibat dalam isi pernyataan, tidak memberikan pendapat hukum, tidak mewakili posisi hukum apa pun, dan tidak bertanggung jawab atas substansi atau klaim yang disampaikan dalam rilis ini.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pasang Iklan di QueenNews.id

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Alfatah Dwi Putra menunjukkan usaha arang batok miliknya.
HEADLINE

Warga di Lahat Hasilkan Cuan dari Limbah Batok Kelapa

QueenNews.id – Warga Kota Lahat, Alfatah Dwi Putra mengubah limbah batok kelapa menjadi produk yang bernilai hingga hasilkan cuan. Pria yang
dr. Hj. Eny Daryanti, M.Biomed., Wakil Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia. (QueenNews.id/Dokumen Pribadi Erni Daryanti)
HEADLINE

Komite III DPD RI Cantumkan Norma Pariwisata Ramah Disabilitas Pada Perubahan Undang-Undang Pariwisata

QueenNews.id — Sebelum Covid 19 melanda, pariwisata di tanah air sukses menghasilkan devisa. Puncaknya pada tahun 2019, dimana sektor pariwisata berhasil