Reses di Desa Awal Terusan, Anggota DPRD Dapil Sumsel III Serap Aspirasi Warga untuk Perkuat Program Pembangunan
QueenNews.id – Kebutuhan pembangunan di tingkat desa menjadi perhatian dalam agenda Reses Masa Sidang VI Tahun Anggaran 2026 Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, H. Handry Pratama Putra, S.E.
Dalam kunjungannya ke Desa Awal Terusan, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang diharapkan dapat menjadi perhatian dalam penyusunan program pembangunan daerah.
Kegiatan yang berlangsung Sabtu (4/7/2026) siang tersebut merupakan rangkaian hari ketiga pelaksanaan reses H. Handry Pratama Putra di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel III yang meliputi Kabupaten OKI dan Kabupaten Ogan Ilir (OI).
Dalam dialog bersama masyarakat, warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai masukan terkait kebutuhan pembangunan, mulai dari infrastruktur desa, peningkatan pelayanan kesehatan, sektor pendidikan, hingga program pemberdayaan masyarakat yang dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan.

H. Handry Pratama Putra yang akrab disapa H. Tama mengatakan, reses merupakan bagian dari pelaksanaan tugas anggota DPRD dalam menjalankan fungsi representasi, yakni mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan kebutuhan pembangunan menjadi bagian penting agar kebijakan yang dirumuskan bersama pemerintah daerah dapat lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
“Melalui kegiatan reses ini kami ingin memastikan suara masyarakat dapat didengar secara langsung. Seluruh usulan yang disampaikan akan kami himpun, dipelajari, kemudian diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku di DPRD Provinsi Sumatera Selatan agar dapat menjadi bagian dari program pembangunan daerah,” ujar H. Tama.
Ia menjelaskan, berbagai aspirasi yang diterima dalam kegiatan tersebut akan menjadi bahan penyusunan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Provinsi Sumatera Selatan.
Selanjutnya, usulan tersebut akan dibahas bersama pemerintah daerah sesuai dengan kewenangan, skala prioritas, serta kemampuan anggaran.

Menurut H. Tama, dialog langsung dengan masyarakat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi di lapangan. Hal tersebut dinilai penting agar program pembangunan yang direncanakan dapat memberikan manfaat secara optimal.
Selain menyerap aspirasi, ia menyebut kegiatan reses juga menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan program pemerintah. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, anggota legislatif dapat mengetahui berbagai perkembangan maupun kendala yang terjadi dalam pelaksanaan pembangunan.
“Masukan dari masyarakat menjadi informasi penting bagi kami untuk melihat sejauh mana program pemerintah berjalan dan apa saja yang masih perlu mendapat perhatian,” katanya.
H. Tama menambahkan, seluruh aspirasi yang dihimpun selama kegiatan reses akan menjadi bahan perjuangan melalui lembaga DPRD, termasuk dalam pembahasan program pembangunan dan penganggaran daerah pada periode berikutnya.
Sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Ogan Ilir, ia menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dengan masyarakat serta mengawal setiap aspirasi yang masuk agar dapat diperjuangkan sesuai mekanisme dan kewenangan yang dimiliki.
Ia berharap sinergi antara masyarakat, DPRD dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat sehingga pembangunan di Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten OKI dan Kabupaten Ogan Ilir, dapat berjalan lebih merata dan tepat sasaran.
“Kami ingin setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak berhenti sebagai usulan semata, tetapi dapat diperjuangkan menjadi bagian dari program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup H. Tama.


