Ketua DPRD Sumsel Buka Jalan Mahasiswa ke Jakarta, Aspirasi Aksi Indonesia Darurat Siap Dibawa ke Pusat
QueenNews.id – Aksi ratusan mahasiswa yang menggelar demonstrasi bertajuk “Indonesia Darurat” di halaman Kantor DPRD Sumatera Selatan mendapat respons langsung dari Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie.
Tak sekadar menerima tuntutan, Andie menawarkan langkah konkret dengan mengajak perwakilan mahasiswa mengawal langsung aspirasi masyarakat ke Jakarta agar dapat didengar oleh pemerintah pusat.
Sikap tersebut disampaikan Andie saat menemui massa aksi yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palembang, Senin (15/6/2026).
Kehadirannya di tengah demonstran menjadi bentuk keterbukaan DPRD Sumsel dalam menerima kritik sekaligus menjembatani berbagai persoalan yang menjadi kegelisahan masyarakat.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyoroti sejumlah isu strategis nasional, mulai dari kenaikan harga kebutuhan pokok, persoalan bahan bakar minyak (BBM), kondisi perekonomian, hingga kebijakan pemerintah yang dinilai perlu dievaluasi demi kepentingan masyarakat luas.
Andie menegaskan bahwa sebagian besar tuntutan yang disampaikan mahasiswa memang berada dalam ranah kewenangan pemerintah pusat.
Namun, menurutnya, hal tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah daerah maupun DPRD untuk mengabaikan suara masyarakat.
“DPRD Sumsel memahami kegelisahan yang disampaikan mahasiswa. Aspirasi ini tidak boleh berhenti di halaman gedung dewan. Kami memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal dan memastikan suara masyarakat Sumatera Selatan dapat sampai kepada pihak yang berwenang,” ujar Andie di hadapan peserta aksi.
Sebagai bentuk keseriusan, Andie menyatakan DPRD Sumsel siap memfasilitasi perwakilan mahasiswa untuk ikut menyampaikan aspirasi secara langsung ke tingkat nasional. Langkah tersebut dinilai penting agar tuntutan yang disampaikan tidak hanya menjadi catatan, tetapi juga memperoleh perhatian dari para pengambil kebijakan di pusat.
“Kami siap memfasilitasi. Silakan mahasiswa menunjuk perwakilan yang nantinya dapat bersama-sama menyampaikan aspirasi ini ke Jakarta. Kami ingin memastikan bahwa suara masyarakat benar-benar didengar,” katanya.
Pernyataan tersebut langsung mendapat sambutan positif dari para mahasiswa. Bagi mereka, tawaran tersebut menjadi peluang untuk memperjuangkan berbagai tuntutan secara lebih luas dan langsung kepada pemerintah pusat.
Aksi yang diikuti mahasiswa dari berbagai kampus di Palembang itu berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Secara bergantian, peserta aksi menyampaikan orasi yang berisi kritik serta harapan terhadap arah kebijakan pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini.
Melalui dialog terbuka tersebut, DPRD Sumsel dan mahasiswa sepakat bahwa penyampaian aspirasi harus terus dikawal melalui jalur konstitusional.
Kehadiran DPRD sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah diharapkan mampu memperkuat perjuangan berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.


