GOVERMENT

India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru

Pasang Iklan di QueenNews.id

QueenNews.id – Hubungan strategis antara India dan Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya peran kedua negara dalam dinamika kawasan Asia dan Indo-Pasifik. Salah satu upaya untuk memperkuat konektivitas serta memperluas kerja sama lintas sektor diwujudkan melalui India-Indonesia Track 1.5 Dialogue, sebuah forum strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari kedua negara.

Inisiatif ini digagas oleh Gateway House: Indian Council on Global Relations yang berbasis di Mumbai bersama Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia di Jakarta. Program kerja sama selama dua tahun tersebut menjadi wadah pertemuan antara para ahli dari lembaga pemikir, pejabat pemerintahan, akademisi, serta pelaku bisnis untuk membahas peluang kolaborasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan penguatan hubungan strategis India–Indonesia.

India dan Indonesia memiliki hubungan bilateral yang dibangun melalui sejarah panjang. Interaksi kedua negara telah berlangsung sejak masa kuno melalui jalur perdagangan, pertukaran budaya, hingga hubungan masyarakat. Dalam perkembangan modern, hubungan tersebut semakin diperkuat melalui kerja sama ekonomi, diplomasi, serta berbagai agenda strategis yang mencakup kepentingan regional.

Sebagai dua negara dengan posisi penting di kawasan, India dan Indonesia memiliki peluang besar untuk memperluas kolaborasi di berbagai sektor, mulai dari pertahanan dan keamanan, energi, konektivitas maritim, hingga penguatan stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Forum Kolaborasi untuk Mendorong Inovasi Kebijakan

Kehadiran Track 1.5 Dialogue menjadi ruang dialog yang menghubungkan perspektif pemerintah dengan pemikiran dari sektor nonpemerintah. Forum ini dirancang untuk menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat membantu kedua negara menjawab tantangan tata kelola, perubahan ekonomi global, serta perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Berita lainnya :  2 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Ogan Ilir

Melalui pendekatan ini, para peserta dapat bertukar pandangan secara lebih terbuka dan membangun gagasan baru yang mendukung kerja sama bilateral maupun multilateral.

Sebagai langkah awal pelaksanaan program, Gateway House bersama CSIS Indonesia menggelar India-Indonesia Track 1.5 Dialogue perdana pada 23–24 September 2024 di Mumbai, India.

Kegiatan tersebut diselenggarakan melalui kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri India, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di New Delhi, serta memperoleh dukungan dari Pemerintah Negara Bagian Maharashtra. Selain itu, forum ini juga didukung oleh mitra sektor swasta, termasuk Indorama dan Sinarmas dari Indonesia.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Dari “Companion Souls” Menuju Kemitraan Masa Depan

Dalam dialog perdana tersebut, salah satu gagasan utama yang dibahas adalah bagaimana hubungan India dan Indonesia dapat berkembang dari konsep “companion souls” atau sahabat sejiwa menuju kemitraan yang lebih strategis dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21.

Konsep tersebut sebelumnya diperkenalkan oleh tokoh sastra India Rabindranath Tagore saat kunjungannya ke Indonesia pada 1927. Semangat persahabatan historis tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk kerja sama modern yang mencakup aspek geopolitik, geostrategi, dan geoekonomi.

Transformasi hubungan ini mencerminkan peluang kedua negara untuk memainkan peran yang lebih besar dalam menghadapi berbagai tantangan global. Sebagai negara demokrasi besar, India dan Indonesia memiliki kapasitas untuk memperkuat kontribusi bersama dalam menciptakan kawasan yang stabil, inklusif, dan berkembang.

Berita lainnya :  Ketua DPRD Sumsel Dukung Percepatan Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat

Berbagai sesi diskusi dalam forum tersebut membahas kekuatan masing-masing negara serta mengidentifikasi sektor potensial yang dapat dikembangkan melalui kerja sama teknis, termasuk bidang ekonomi, inovasi, energi, dan konektivitas.

Hadirkan Tokoh Pemerintah, Bisnis, dan Akademisi

India-Indonesia Track 1.5 Dialogue berlangsung secara langsung di Mumbai dengan menghadirkan pejabat pemerintah, pemimpin bisnis, wirausahawan, akademisi, serta para pakar strategis dari kedua negara.

Acara pembukaan forum dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ashish Kumar Sinha, Joint Secretary (South) Kementerian Luar Negeri India; Y. Jatmiko Heru Prasetyo, Direktur Asia Selatan dan Tengah, Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia; Sandeep Chakravorty, Duta Besar India untuk Indonesia; serta Ina H. Krisnamurthi, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk India.

Melalui forum ini, India dan Indonesia menunjukkan komitmen untuk memperkuat hubungan yang tidak hanya berfokus pada kerja sama antar pemerintah, tetapi juga melibatkan kontribusi dunia usaha, akademisi, dan komunitas strategis.

India-Indonesia Track 1.5 Dialogue diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kemitraan yang lebih inovatif, adaptif, dan berkelanjutan untuk menghadapi tantangan global di masa depan.

Laporan lengkap mengenai penyelenggaraan India-Indonesia Track 1.5 Dialogue dapat diakses melalui situs resmi Gateway House.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Bakal Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), H. Syaparuddin, menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad. (Ist)
GOVERMENT

Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Muba Hadiri Acara Maulid Nabi Muhammad di Masjid Al Abror

  • Selasa, 17 September 2024
Queennews.id — Bakal Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), H. Syaparuddin, menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad yang digelar
GOVERMENT

Amaliah Berkomitmen Terus Mendengarkan, Memperjuangkan Aspirasi, Serta Membawa Perubahan Positif Bagi Sumatera Selatan

  • Jumat, 4 Oktober 2024
Queennews.id – Amaliah Sobli resmi dilantik menjadi Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) periode 2024-2029. Pelantikan telah dilakukan