BISNIS DAN DTRAVEL

BRI Finance Bidik Pertumbuhan Pembiayaan Alat Berat hingga Akhir 2026

Pasang Iklan di QueenNews.id

QueenNews.id — PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) melihat peluang pertumbuhan pembiayaan alat berat masih terbuka hingga akhir 2026. Perusahaan menilai kebutuhan alat berat tetap ditopang aktivitas sektor produktif, tidak hanya industri berbasis komoditas.

Sejumlah sektor seperti konstruksi, perkebunan, logistik, dan infrastruktur menjadi pasar yang terus diperhatikan BRI Finance. Kebutuhan alat berat pada sektor-sektor tersebut berkaitan dengan aktivitas operasional sekaligus investasi untuk meningkatkan kapasitas usaha.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan perusahaan melihat permintaan pembiayaan alat berat masih memiliki prospek positif seiring berlanjutnya aktivitas usaha di berbagai sektor.

“Pasar alat berat masih memiliki ruang pertumbuhan karena kebutuhan pembiayaan datang dari sektor yang cukup beragam. Kami melihat peluang tersebut secara selektif dengan mempertimbangkan kondisi usaha dan kebutuhan investasi masing-masing calon nasabah,” ujar Aditia.

Menurut dia, diversifikasi sektor pengguna menjadi salah satu pertimbangan BRI Finance dalam menjaga pertumbuhan segmen tersebut. Perusahaan tidak hanya mengandalkan industri komoditas, tetapi juga memantau perkembangan sektor yang membutuhkan alat berat untuk mendukung produktivitas.

Berita lainnya :  BRI Finance Perluas Pembiayaan Kendaraan Lewat KKB Expo 2026

Pertumbuhan Pembiayaan Alat Berat Capai 144,68 Persen

Optimisme BRI Finance didukung oleh perkembangan kinerja segmen alat berat. Hingga 2026, pembiayaan pada segmen tersebut tumbuh 144,68 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kontribusi pembiayaan alat berat juga telah mencapai 20,17 persen dari total portofolio pembiayaan BRI Finance. Angka tersebut menunjukkan semakin pentingnya segmen alat berat dalam portofolio bisnis perusahaan.

Pertumbuhan tersebut turut mencerminkan kebutuhan pelaku usaha terhadap pembiayaan pengadaan alat produksi dan sarana operasional. Bagi perusahaan pembiayaan, kondisi tersebut membuka peluang untuk memperluas penyaluran kredit dengan tetap memperhatikan kualitas aset.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Meski demikian, BRI Finance tetap mencermati perkembangan industri komoditas, khususnya batu bara. Kebijakan pemerintah terkait Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam memetakan prospek permintaan pembiayaan.

Dinamika sektor batu bara dapat memengaruhi kebutuhan investasi pelaku usaha, termasuk keputusan untuk melakukan pengadaan atau penambahan alat berat. Karena itu, BRI Finance mengedepankan pendekatan selektif dalam menentukan penyaluran pembiayaan.

Berita lainnya :  Ducking.id Perluas Solusi Impor China untuk Bisnis Indonesia

Fokus pada Pertumbuhan yang Sehat

Memasuki periode akhir 2026, perusahaan akan mempertahankan momentum pertumbuhan melalui strategi pembiayaan yang memperhatikan profil nasabah, kondisi industri, serta kualitas aset.

Aditia mengatakan BRI Finance tetap melihat peluang pasar secara positif, tetapi ekspansi pembiayaan akan dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian.

“Pertumbuhan tetap menjadi peluang yang ingin kami optimalkan, tetapi kualitas portofolio harus berjalan beriringan. Kami akan memprioritaskan sektor dan nasabah yang memiliki aktivitas usaha serta kebutuhan investasi yang sehat,” katanya.

Strategi tersebut diarahkan untuk menjaga agar peningkatan pembiayaan alat berat tidak hanya menghasilkan pertumbuhan volume, tetapi juga membentuk portofolio yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

Dengan permintaan yang berasal dari berbagai sektor produktif, BRI Finance menilai pembiayaan alat berat masih memiliki prospek hingga penghujung tahun. Perusahaan akan terus memantau perkembangan ekonomi dan industri untuk menentukan peluang penyaluran yang sesuai dengan profil risiko masing-masing sektor.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pasang Iklan di QueenNews.id

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

BISNIS DAN DTRAVEL

Merayakan Tiga Tahun Inovasi Akar Rumput: Accelerator Lab UNDP Indonesia Dorong Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan

  • Kamis, 13 Februari 2025
Seiring laju urbanisasi dan tantangan iklim, peran masyarakat menjadi semakin penting sebagai pendorong perubahan. Sejak 2021, Accelerator Lab UNDP Indonesia
BISNIS DAN DTRAVEL

Jasavalas.com Resmi Diluncurkan, Permudah Pengiriman Uang ke China dengan Biaya Rendah

  • Selasa, 18 Februari 2025
QueenNews.id – Jasa Valas, perusahaan baru di bidang remitansi, dengan bangga meluncurkan situs resminya, Jasavalas.com, pada Februari 2025. Platform ini