BISNIS DAN DTRAVEL

BINUS Luncurkan Magister Hukum Bisnis Berbasis Digital Global

Pasang Iklan di QueenNews.id

QueenNews.id – BINUS University melalui BINUS Graduate Program resmi memperkenalkan Magister Hukum Bisnis (Master of Business Law) sebagai program pascasarjana baru yang dirancang untuk menjawab tantangan hukum di era transformasi digital, globalisasi, serta perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Peluncuran program ini digelar di BINUS @Kemanggisan, Kampus Anggrek, Jakarta Barat (26/6/2026) dan dihadiri oleh kalangan akademisi, praktisi hukum, regulator, hingga pemangku kepentingan industri. Kehadiran program ini menandai langkah strategis BINUS dalam menghadirkan pendidikan hukum yang lebih adaptif terhadap kebutuhan dunia modern.

Perubahan lanskap bisnis global yang semakin dipengaruhi oleh ekonomi digital, perdagangan internasional, hingga isu keamanan siber mendorong munculnya kebutuhan baru akan tenaga profesional hukum yang memiliki pemahaman multidisipliner. Isu seperti perlindungan data, sengketa bisnis digital, serta regulasi perdagangan lintas negara kini menjadi tantangan nyata yang membutuhkan pendekatan hukum yang lebih dinamis.

Berita lainnya :  KAI Daop 8 Surabaya Pastikan Keandalan Prasarana Jalan Rel dan Jembatan untuk Keselamatan dan Kelancaran Nataru 2025/2026

Program Magister Hukum Bisnis BINUS University dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan menggabungkan aspek hukum, bisnis, teknologi, dan hubungan internasional. Fokus pembelajaran mencakup hukum perdagangan internasional, Cyber Law, ICT Law, hingga Digital Forensics, sehingga mahasiswa mampu memahami kompleksitas hukum dalam ekosistem digital modern.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Acara peluncuran turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman serta Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri, yang menyoroti pentingnya kesiapan regulasi dan sumber daya manusia dalam menghadapi percepatan transformasi digital di sektor perdagangan dan investasi.

Dalam sesi talkshow bertema “Law in the Age of AI and Digital Economy in International Trade”, para narasumber membahas keterkaitan erat antara perkembangan teknologi, perubahan geopolitik global, serta dinamika hukum bisnis internasional. Diskusi juga menyoroti pentingnya peran hukum dalam menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan perlindungan kepentingan publik.

Berita lainnya :  Kunjungan Wakil Presiden RI di Stasiun Semarang Tawang Pastikan Layanan Berjalan Optimal

Berbeda dari program magister hukum konvensional, program ini terbuka bagi lulusan berbagai disiplin ilmu, mulai dari bisnis, teknologi, komunikasi, hingga pemerintahan. Model pembelajaran hybrid learning juga diterapkan untuk memberikan fleksibilitas bagi para profesional, dengan durasi studi yang lebih ringkas yakni 18 bulan.

Menurut Head of Program Master of Business Law BINUS University, Prof. Dr. Shidarta, S.H., M.Hum, program ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya memahami hukum secara teoritis, tetapi juga mampu memberikan solusi strategis terhadap tantangan industri global.

Pendaftaran mahasiswa angkatan pertama yang akan dimulai pada September 2026 telah resmi dibuka sebagai bagian dari komitmen BINUS dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pasang Iklan di QueenNews.id

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

BISNIS DAN DTRAVEL

Merayakan Tiga Tahun Inovasi Akar Rumput: Accelerator Lab UNDP Indonesia Dorong Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan

  • Kamis, 13 Februari 2025
Seiring laju urbanisasi dan tantangan iklim, peran masyarakat menjadi semakin penting sebagai pendorong perubahan. Sejak 2021, Accelerator Lab UNDP Indonesia
BISNIS DAN DTRAVEL

Jasavalas.com Resmi Diluncurkan, Permudah Pengiriman Uang ke China dengan Biaya Rendah

  • Selasa, 18 Februari 2025
QueenNews.id – Jasa Valas, perusahaan baru di bidang remitansi, dengan bangga meluncurkan situs resminya, Jasavalas.com, pada Februari 2025. Platform ini