OKI MANDIRA

Legislator RI Dorong “Listrik Masuk Sawah” untuk Tingkatkan Produktivitas Petani di Lempuing OKI

Pasang Iklan di QueenNews.id

QueenNews.id — Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, Supriyanto bersama dan PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tugu Mulyo melaksanakan koordinasi lapangan terkait program listrik masuk persawahan yang diusulkan anggota Komisi XII DPR RI Dewi Yustiana di Desa Cahya Maju Kecamatan Lempuing OKI, Sabtu, (13/9).

Tahap awal listrik masuk sawah akan di realisasikan pada 5 desa di Kecamatan Lempuing antara lain, Desa Cahya maju, Cahya Bumi, Kuta Pandan, Cahya Makmur dan Sindang Sari.

Program ini diharapkan menjadi solusi strategis bagi petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya melalui pemanfaatan energi listrik untuk pengairan sawah secara efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Pada pertemuannya dengan kelompok tani Dewi mengatakan program ketahanan energi sejalan dengan prioritas ketahanan pangan nasional.

“Ketahanan energi dan ketahanan pangan itu dua-duanya program utama Presiden. Selain listrik masuk desa, tapi juga listrik masuk sawah!” tegas Dewi.

Berita lainnya :  Lepas Jema’ah Haji, Bupati OKI Minta Petugas Beri Layanan Terbaik Tamu Allah

Politisi Golkar itu menekankan pentingnya kehadiran listrik di sektor pertanian sebagai tulang punggung swasembada pangan nasional.

“Untuk mekanisasi pertanian diperlukan tenaga dan sumber energi yang lebih murah dan mudah didapat dari tenaga listrik, maka dikembangkan Listrik Masuk Sawah atau LMS dan beberapa daerah menyebut Program Gerakkan listrik Masuk Sawah (Gelisah),”terang dia.

Sementara Wakil Bupati Supriyanto optimistis ketersediaan listrik di lahan pertanian akan membawa perubahan signifikan bagi para petani.

Pasang Iklan di QueenNews.id

“Dengan listrik yang tersedia, petani bisa meningkatkan produksi dari dua kali panen menjadi tiga kali setahun, sehingga pendapatan mereka meningkat dan biaya produksi bisa ditekan,” ujarnya.

Program ini mendapat dukungan penuh dari PLN, yang berencana melakukan pemetaan dan survei guna menentukan skala prioritas penyambungan listrik ke sawah-sawah di Lempuing OKI.

Kepala PLN ULP Tugu Mulyo, Cahyadi menjelaskan bahwa PLN akan segera bergerak untuk merealisasikan program ini.

Berita lainnya :  Komisi V Soroti Mutu Layanan Tol Kayuagung, Bupati OKI Usul Bangun Fly Over Celikah

“Tahap awalnya, kami akan bekerja sama dengan Pemkab Sidrap dalam pemetaan sawah yang sudah dekat dengan jaringan listrik PLN agar bisa segera disambungkan. Sementara itu, untuk sawah yang belum memiliki jaringan, kami akan melakukan perluasan secara bertahap,” jelasnya.

Tak hanya meningkatkan efisiensi pertanian, program ini juga berpotensi mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penggunaan energi listrik yang lebih optimal. Dengan pendekatan ini, OKi semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sumsel.

Kelompok Tani Desa Cahya Maju Suparno menyambut baik rencana tersebut. Bagi mereka, ketersediaan air yang stabil merupakan faktor penentu keberhasilan panen.

“Selama ini pakai mesin pompa biayanya tinggi. Kalau ada listrik biayanya bisa di telkan. Kami optimistis produktivitas pertanian bisa meningkat, yang pada akhirnya berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat,” terang Suparno.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Pemkab OKI ketika Kunjungan Kerja Pemkab Banyuasin.
OKI MANDIRA

Banyuasin Kaji Tiru Penanganan Sengketa Lahan di Kabupaten OKI

QueenNews.id – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menerima kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam rangka studi tiru terkait penanganan
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Ogan Komering Ilir turut membekali guru dan pelajar mencegah perundungan digital.
OKI MANDIRA

Diskominfo OKI Bekali Guru dan Pelajar Pencegahan Perundungan Digital

QueenNews.id — Perkembangan teknologi dan penetrasi internet yang semakin luas, membuat lingkungan sekolah rentan terhadap berbagai bentuk pelecehan dan intimidasi