GOVERMENT

PT KAI Daop 1 Jakarta Jelaskan Insiden Lepasnya Coupler KA 246 Majapahit di Stasiun Pasar Senen

Pasang Iklan di QueenNews.id

QueenNews.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan penjelasan resmi terkait insiden lepasnya coupler (alat perangkai) pada KA 246 Majapahit relasi Pasar Senen – Malang yang terjadi pada Jumat, 14 November 2025.

Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi sesaat setelah KA 246 berangkat dari Stasiun Pasar Senen. “Sebelum keberangkatan, seluruh rangkaian KA 246 telah menjalani rangkaian pemeriksaan menyeluruh oleh petugas sesuai tugas pokok dan fungsinya. Pemeriksaan meliputi aspek kebersihan, ketersediaan fasilitas pelayanan, serta pengecekan teknis sarana baik sebelum maupun setelah dirangkaikan dengan lokomotif,” ujar Ixfan.

Petugas memastikan penyambungan coupler, saluran air brake, dan rantai penghubung berada dalam kondisi baik dan berfungsi optimal. Selanjutnya dilakukan uji rem statis untuk memastikan sistem pengereman bekerja normal dan tekanan udara dari lokomotif terdistribusi hingga kereta paling belakang. Seluruh pemeriksaan dicatat dan dinyatakan laik operasi melalui dokumen resmi yang ditandatangani petugas.

Berita lainnya :  Emak-Emak Antusias Ikuti Sosialisasi Empat Pilar, Amaliah Sobli Ajak Warga Perkuat Nilai Kebangsaan di Banyuasin

“Setelah seluruh persyaratan teknis terpenuhi, persinyalan dan semboyan keberangkatan diberikan. Masinis merespons dengan membunyikan klakson sesuai prosedur. Namun sesaat setelah rangkaian bergerak meninggalkan peron, coupler pada KA 246 mengalami gangguan dan terlepas,” lanjutnya.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Pada saat awal pergerakan, masinis dan asisten masinis juga melaksanakan prosedur untuk memantau kondisi rangkaian ke arah belakang. Informasi tambahan dari petugas keamanan stasiun dan warga sekitar yang melihat adanya indikasi gangguan turut membantu proses deteksi dini. Rantai pengaman dan selang air brake dalam kondisi tetap terhubung, sehingga rangkaian dapat dihentikan dengan aman.

“Masinis segera melakukan pengereman, dan petugas di lapangan dengan sigap melakukan penyambungan ulang coupler. Setelah dilakukan pengecekan lanjutan dan dinyatakan aman, KA 246 kembali melanjutkan perjalanan dengan keterlambatan sekitar dua menit,” jelas Ixfan.

Berita lainnya :  Turun ke Akar Rumput, DPRD Sumsel Dapil V Serap Aspirasi Masyarakat Mulai dari Pupuk hingga Blank Spot

Sebagai informasi, stamformasi KA 246 (Majapahit) pada saat kejadian terdiri dari:

Lokomotif CC201 92 12, 1 Kereta Pembangkit (P), 8 Kereta Kelas Ekonomi (K3), dan, 1 Kereta Makan (KM1).

PT KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut serta mengapresiasi kesigapan petugas dan masyarakat dalam membantu proses penanganan, kemudian untuk penyebab lepasnya coupler atau alat perangkai masih dalam pengusutan oleh petugas berwenang.

“Keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama kami. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk memperkuat prosedur operasional di lapangan dan mencegah terulangnya kejadian serupa,” tegas Ixfan.

Salam,

Ixfan Hendriwintoko

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pasang Iklan di QueenNews.id

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Bakal Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), H. Syaparuddin, menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad. (Ist)
GOVERMENT

Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Muba Hadiri Acara Maulid Nabi Muhammad di Masjid Al Abror

  • Selasa, 17 September 2024
Queennews.id — Bakal Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), H. Syaparuddin, menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad yang digelar
GOVERMENT

Amaliah Berkomitmen Terus Mendengarkan, Memperjuangkan Aspirasi, Serta Membawa Perubahan Positif Bagi Sumatera Selatan

Queennews.id – Amaliah Sobli resmi dilantik menjadi Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) periode 2024-2029. Pelantikan telah dilakukan