DJI EV50 Hadir di Indonesia, Buka Era Baru Logistik Drone Kargo
QueenNews.id – Teknologi logistik udara berbasis drone semakin berkembang dengan hadirnya DJI EV50, drone kargo eVTOL (electric Vertical Take-Off and Landing) pertama dari DJI yang kini diperkenalkan untuk pasar Indonesia. Perangkat ini menawarkan solusi pengiriman jarak jauh dengan kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal, sehingga mampu menjangkau wilayah yang sulit diakses tanpa membutuhkan landasan pacu.
DJI EV50 dirancang untuk menjawab tantangan distribusi logistik di berbagai wilayah dengan kondisi geografis kompleks, seperti kawasan pegunungan, pulau terpencil, hingga area industri yang membutuhkan akses cepat dan efisien. Dengan menggabungkan teknologi rotor vertikal dan efisiensi sayap tetap, drone ini menghadirkan fleksibilitas operasional yang sebelumnya sulit dicapai oleh metode transportasi konvensional.
Memiliki kapasitas angkut hingga 50 kilogram dan jangkauan penerbangan mencapai 150 kilometer, DJI EV50 memungkinkan pengiriman barang menuju lokasi terpencil secara lebih cepat. Drone ini dilengkapi konfigurasi compound wing yang mengombinasikan delapan rotor vertikal untuk proses lepas landas serta tiga motor pendorong (pusher) untuk mendukung penerbangan jarak jauh.
Selain kemampuan membawa muatan besar, DJI EV50 juga dibangun dengan sistem pendukung keselamatan yang dirancang untuk operasi profesional. Perangkat ini memiliki sistem redundansi pada bagian daya, navigasi, serta fitur parasut darurat untuk meningkatkan keandalan saat digunakan dalam berbagai kondisi lapangan.
Kemampuan DJI EV50 telah melalui berbagai pengujian ekstrem. Dalam ekspedisi ilmiah di kawasan Mount Qomolangma (Everest), drone ini digunakan untuk membawa peralatan penelitian pengukuran ozon milik Peking University. DJI EV50 berhasil melakukan 12 penerbangan selama 12 hari dengan ketinggian maksimum mencapai 8.861 meter di atas permukaan laut.
Pada misi yang sama, teknologi drone DJI juga mendukung distribusi logistik di kawasan Everest melalui DJI FlyCart 100 yang berhasil memindahkan total 10.073 kilogram perlengkapan dan limbah antara Base Camp dan Camp 1. Penggunaan teknologi drone tersebut mampu memangkas waktu perjalanan yang sebelumnya membutuhkan enam hingga delapan jam menjadi hanya dalam hitungan menit.
Bagi Indonesia, kehadiran DJI EV50 membuka peluang baru dalam berbagai sektor, mulai dari distribusi barang antarwilayah, pengiriman kebutuhan ke daerah terpencil, dukungan operasional industri, hingga misi tanggap darurat di lokasi dengan risiko tinggi.
Sebagai distributor resmi tunggal DJI Delivery di Indonesia, Halo Robotics menyediakan DJI EV50 sekaligus mendukung kebutuhan implementasi pengguna, mulai dari perencanaan jalur penerbangan, pengoperasian perangkat, hingga pemenuhan aspek regulasi dan keselamatan penerbangan.
Menurut Halo Robotics, perkembangan teknologi drone kargo menjadi bagian penting dalam transformasi rantai pasok modern. Dengan kemampuan menjangkau area yang sulit diakses, teknologi eVTOL dapat menjadi alternatif solusi logistik yang lebih fleksibel, cepat, dan efisien.
Kehadiran DJI EV50 menandai langkah baru dalam pemanfaatan drone profesional di Indonesia. Tidak hanya sebagai alat pemantauan, drone kini berkembang menjadi infrastruktur transportasi udara yang mampu mendukung kebutuhan bisnis, industri, dan pelayanan masyarakat secara lebih luas.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES


