DPRD Sumsel Perkuat Penyerapan Aspirasi Masyarakat Lewat Reses di Mekarsari
QueenNews.id – Beragam aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, penguatan sektor pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga pelayanan publik mengemuka dalam Reses Masa Sidang VI Tahun Anggaran 2026 DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) V di Desa Mekarsari, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten OKU Selatan, Senin (6/7/2026).
Masukan yang disampaikan masyarakat dalam forum dialog tersebut akan dihimpun sebagai bahan pertimbangan DPRD Provinsi Sumatera Selatan dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, sekaligus menjadi referensi penyusunan kebijakan pembangunan daerah sesuai kewenangan pemerintah provinsi.
Koordinator Reses Dapil V, Sri Mulyadi, mengatakan pelaksanaan reses merupakan bagian dari fungsi representasi DPRD untuk memperoleh gambaran secara langsung mengenai kondisi masyarakat di daerah pemilihan.

Menurutnya, dialog terbuka antara anggota legislatif dan masyarakat menjadi sarana penting untuk mengidentifikasi berbagai persoalan sekaligus menghimpun usulan pembangunan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan reses ini, anggota DPRD dapat mengetahui kondisi riil di lapangan, mendengar berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, sekaligus menghimpun berbagai usulan pembangunan sebagai bahan dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan,” ujar Sri Mulyadi.
Ia menjelaskan, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan didokumentasikan dan dikaji sesuai mekanisme yang berlaku sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah.
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, menegaskan bahwa reses merupakan instrumen penting dalam memperkuat fungsi perwakilan rakyat sekaligus memastikan proses perencanaan pembangunan berangkat dari kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat memberikan informasi faktual mengenai perkembangan pembangunan di daerah sehingga setiap usulan yang diterima dapat dianalisis dan diselaraskan dengan prioritas pembangunan serta kemampuan keuangan daerah.

“Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, kami memperoleh informasi faktual mengenai berbagai dinamika pembangunan yang terjadi di daerah. Seluruh aspirasi yang diterima akan dianalisis dan menjadi salah satu dasar dalam penyusunan program pembangunan serta penetapan prioritas anggaran pemerintah daerah,” kata Andie.
Ia menambahkan, seluruh masukan masyarakat akan dipelajari sesuai kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan pada tahun anggaran berikutnya.
Reses Dapil V dilaksanakan secara berkelompok pada 3–10 Juli 2026 dengan delapan titik kegiatan yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten OKU Selatan. Kegiatan di Desa Mekarsari dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, pemerintah kecamatan dan desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, komite sekolah, tenaga pendidik, pelajar, perwakilan BUMN, BUMD, lembaga vertikal, serta masyarakat setempat.
Rangkaian reses tersebut diikuti Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Andie Dinialdie bersama anggota DPRD Dapil V, yakni Sri Mulyadi, Isyana Lonitasari, At Thahirah Putri Lestari, Fathan Qoribi, Andri Fitriansyah, dan Mirza Gumay.


