Sambut Tahun Ajaran Baru, Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Ringankan Beban Pendidikan 60 Anak di Lampung
QueenNews.id – Akses pendidikan yang setara tidak hanya ditentukan oleh ruang belajar, tetapi juga ketersediaan perlengkapan sekolah. Berangkat dari semangat tersebut, PT Pegadaian Kantor Wilayah III Sumbagsel menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp21,6 juta kepada 60 anak di Provinsi Lampung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Program tersebut diwujudkan melalui dua kegiatan, yakni TJSL Gold Generation dan bantuan perlengkapan sekolah bagi anak yatim, piatu, dhuafa, serta masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan ini diharapkan dapat mendukung proses belajar anak sekaligus mengurangi beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan sekolah pada awal tahun ajaran 2026/2027.
Sebanyak 30 siswa Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Ujung Bom, Bandar Lampung, menerima paket perlengkapan sekolah senilai Rp300 ribu per anak. Bantuan tersebut terdiri atas tas sekolah, buku tulis, alat tulis, buku gambar, kaus kaki, serta berbagai perlengkapan penunjang belajar lainnya.
Selain itu, bertepatan dengan kunjungan Komisaris Utama PT Pegadaian ke Area Lampung, perusahaan juga menyerahkan bantuan kepada 30 anak yatim, piatu, dhuafa, dan masyarakat yang membutuhkan. Masing-masing penerima memperoleh paket perlengkapan sekolah senilai Rp400 ribu yang berisi tas sekolah, buku, alat tulis, buku gambar, serta kebutuhan belajar lainnya.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Palembang, Novryandi, mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, Pegadaian terus berkomitmen mengambil bagian dalam mendukung pemerataan akses pendidikan melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan.
“Pegadaian meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Melalui program bantuan pendidikan ini, kami berharap dapat memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak untuk terus belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita mereka. Kehadiran Pegadaian di tengah masyarakat tidak hanya melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui berbagai program sosial yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan,” ujar Novryandi.
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan bukan hanya berupa perlengkapan sekolah, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral agar anak-anak memiliki kesempatan belajar yang sama dan lebih percaya diri dalam menempuh pendidikan.
Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Melalui program TJSL, Pegadaian ingin memastikan kehadiran perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
Program bantuan pendidikan ini merupakan bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendukung pembangunan sosial yang inklusif. Perusahaan menilai peningkatan kualitas pendidikan harus menjadi perhatian bersama karena menjadi fondasi dalam mencetak generasi yang kompetitif dan berdaya saing.
Melalui berbagai program TJSL yang dijalankan secara berkelanjutan, Pegadaian Kanwil III Palembang berharap dapat terus memperluas manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat perannya sebagai BUMN yang tidak hanya menyediakan layanan keuangan, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia.


