Mitos atau Fakta: Apakah Hubungan Intim Bisa Membakar Kalori? Ini Penjelasan Ahli
QueenNews.id – Banyak orang bertanya-tanya apakah hubungan intim dapat membantu membakar kalori seperti halnya berolahraga. Anggapan ini memang memiliki dasar ilmiah, tetapi jumlah energi yang dikeluarkan tidak sebesar yang sering dibayangkan.
Para ahli menjelaskan bahwa hubungan intim merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang melibatkan berbagai kelompok otot dan meningkatkan denyut jantung. Meski demikian, pembakaran kalorinya umumnya masih berada di bawah olahraga dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Berapa Kalori yang Terbakar?
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa hubungan intim dapat membakar sekitar 3 hingga 5 kalori per menit, tergantung pada intensitas aktivitas dan kondisi fisik masing-masing individu.
Dalam sebuah penelitian yang banyak dikutip, pria rata-rata membakar sekitar 100 kalori selama sesi yang berlangsung sekitar 25 menit, sedangkan wanita membakar sekitar 69 kalori pada durasi yang sama.
Namun, angka tersebut hanyalah rata-rata dan bukan patokan yang berlaku untuk semua orang.
Apa yang Memengaruhi Pembakaran Kalori?
Jumlah kalori yang dikeluarkan selama hubungan intim dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:
1. Durasi Aktivitas
Semakin lama aktivitas berlangsung, semakin besar energi yang digunakan tubuh.
Meski demikian, durasi bukan satu-satunya faktor karena intensitas gerakan juga turut menentukan jumlah kalori yang terbakar.
2. Intensitas Gerakan
Aktivitas yang melibatkan lebih banyak gerakan tubuh dan meningkatkan denyut jantung akan membutuhkan energi lebih besar dibandingkan aktivitas dengan intensitas ringan.
Karena itu, jumlah kalori yang terbakar dapat berbeda pada setiap pasangan.
3. Kondisi Fisik
Usia, berat badan, massa otot, dan tingkat kebugaran seseorang juga memengaruhi pengeluaran energi.
Orang dengan massa tubuh lebih besar atau metabolisme tertentu dapat membakar kalori dalam jumlah yang berbeda meski melakukan aktivitas yang sama.
Apakah Setara dengan Olahraga?
Para ahli menilai bahwa pembakaran kalori saat hubungan intim secara umum lebih mendekati aktivitas fisik ringan hingga sedang, seperti berjalan santai.
Sebagai perbandingan, seseorang dapat membakar kalori lebih banyak ketika melakukan jogging, berenang, bersepeda, atau latihan kekuatan dalam durasi yang sama.
Karena itu, hubungan intim tidak dapat dijadikan pengganti olahraga rutin untuk menjaga kebugaran maupun menurunkan berat badan.
Manfaat Lain Selain Membakar Kalori
Meski pembakaran kalorinya relatif terbatas, hubungan intim dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan apabila dilakukan dalam hubungan yang sehat dan saling menghormati.
Beberapa manfaat yang sering dikaitkan antara lain membantu mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, memperbaiki kualitas tidur pada sebagian orang, serta mempererat kedekatan emosional dengan pasangan.
Namun, manfaat tersebut juga dipengaruhi oleh kondisi kesehatan, kualitas hubungan, dan gaya hidup secara keseluruhan.
Tetap Utamakan Gaya Hidup Sehat
Jika tujuan utama adalah menjaga kebugaran atau menurunkan berat badan, para ahli menyarankan agar tetap mengandalkan aktivitas fisik yang teratur, seperti berjalan cepat, jogging, bersepeda, berenang, atau latihan kekuatan.
Mengombinasikan olahraga rutin dengan pola makan bergizi, tidur yang cukup, dan pengelolaan stres tetap menjadi cara yang lebih efektif untuk menjaga kesehatan tubuh.
Kesimpulan
Hubungan intim memang termasuk aktivitas fisik yang dapat membakar kalori. Namun, jumlah energi yang dikeluarkan umumnya tidak sebanyak olahraga dengan intensitas sedang atau tinggi.
Karena itu, anggapan bahwa hubungan intim dapat menggantikan olahraga merupakan mitos. Aktivitas ini lebih tepat dipandang sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan hubungan yang harmonis, bukan sebagai metode utama untuk membakar kalori. (bbs)


