BISNIS DAN DTRAVEL

Pertamina Foundation Luncurkan Faspol 5.0 dan PFsains 2026 untuk Hilirisasi Riset

Wamenko Pangan Luncurkan Inovasi Faspol 5.0 dan Kompetisi PFsains 2026
Pasang Iklan di QueenNews.id

QueenNews.id – Upaya memperkuat hilirisasi riset di Indonesia kembali ditunjukkan melalui peluncuran inovasi Faspol 5.0 (Pirolisis Multikondensor Generasi 5.0) yang dihadirkan untuk Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Desa Mergorejo, Cempiring, Kendal. Inovasi ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina melalui Pertamina Foundation dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi yang menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan dan energi.

Peluncuran Faspol 5.0 dilakukan oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, yang menyoroti urgensi pengelolaan sampah di Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar sampah masih belum tertangani secara optimal dan kerap berakhir di lingkungan sekitar.

“Sekitar 74 persen pengelolaan sampah masih belum ideal dan masih banyak ditemukan di sawah, selokan, hingga sungai. Kehadiran inovasi seperti Faspol menjadi langkah penting dalam mengubah sampah plastik bernilai rendah menjadi bahan bakar terbarukan,” ujarnya dalam acara peluncuran Faspol 5.0 dan Kompetisi PFsains 2026.

Berita lainnya :  Tokocrypto Luncurkan “Ketupat Blast & Earn”: Mini Games Interaktif Dorong Adopsi Kripto di Indonesia

Inovasi ini diharapkan tidak hanya membantu pengelolaan limbah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa, khususnya petani di wilayah Mergorejo, melalui efisiensi biaya operasional dan penguatan kemandirian energi.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, turut menyambut positif kehadiran teknologi tersebut karena dinilai mampu menghadirkan nilai tambah dari pengelolaan sampah sekaligus membuka peluang ekonomi baru di tingkat daerah.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Faspol 5.0 sendiri merupakan hasil riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang dikembangkan melalui program PFsains Pertamina Foundation 2025 oleh peneliti Tri Martini Patria. Teknologi ini mampu mengolah sampah plastik low value menjadi bahan bakar alternatif bernama Petasol, sehingga dapat mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang sudah mengalami kelebihan kapasitas.

“Melalui PFsains, kami dapat menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan energi mandiri sekaligus mengurangi permasalahan sampah plastik,” ungkap Tri Martini.

Selain peluncuran inovasi, Pertamina Foundation juga resmi membuka Kompetisi PFsains 2026 dengan tema “Masyarakat Berdikari berbasis Ketahanan Pangan dan Energi melalui Inovasi Teknologi Berkelanjutan”. Program ini dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa, peneliti, dan akademisi untuk menghasilkan solusi berbasis riset yang dapat diimplementasikan di masyarakat.

Berita lainnya :  Telkom Gandeng Microsoft untuk Upgrade Developer-nya Mengoptimalkan AI dalam Coding

Sejak 2020 hingga 2025, PFsains telah melahirkan sedikitnya 45 inovator dari berbagai bidang, termasuk pertanian, perikanan, pengelolaan limbah, peternakan, hingga energi terbarukan. Pada 2026, program ini kembali diperkuat dengan dua kategori utama, yaitu Ideation (TKT 1–4) dan Implementation (TKT 5–9).

Selain pendanaan, PFsains juga memberikan pendampingan agar inovasi dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata, khususnya bagi masyarakat di tingkat desa.

Program ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional dalam memperkuat hilirisasi riset, industrialisasi, serta pemerataan ekonomi berbasis desa. Informasi lebih lanjut mengenai kompetisi PFsains 2026 dapat diakses melalui laman resmi Pertamina Foundation.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pasang Iklan di QueenNews.id

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

BISNIS DAN DTRAVEL

Merayakan Tiga Tahun Inovasi Akar Rumput: Accelerator Lab UNDP Indonesia Dorong Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan

Seiring laju urbanisasi dan tantangan iklim, peran masyarakat menjadi semakin penting sebagai pendorong perubahan. Sejak 2021, Accelerator Lab UNDP Indonesia
BISNIS DAN DTRAVEL

Jasavalas.com Resmi Diluncurkan, Permudah Pengiriman Uang ke China dengan Biaya Rendah

QueenNews.id – Jasa Valas, perusahaan baru di bidang remitansi, dengan bangga meluncurkan situs resminya, Jasavalas.com, pada Februari 2025. Platform ini