SUCOFINDO Goes to Campus di Unmul, Bekali Mahasiswa Hadapi Era Digital
QueenNews.id – Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar terhadap kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri. Untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan tersebut, PT SUCOFINDO (Persero) Cabang Samarinda menggelar kegiatan SUCOFINDO Goes to Campus bersama Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda, Kalimantan Timur.
Kegiatan yang berlangsung di Kelas Besar Fakultas Teknik Universitas Mulawarman ini mengangkat tema “Inovasi dan Teknologi, Kunci Sukses untuk Memasuki Dunia Kerja di Era Digital”.
Melalui agenda tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan memperluas pengetahuan mengenai perkembangan industri, pemanfaatan teknologi, hingga keterampilan yang semakin dibutuhkan perusahaan di tengah percepatan transformasi digital.
Program ini sekaligus menjadi wadah pertemuan antara kalangan akademisi dan praktisi industri untuk membangun pemahaman mengenai kesiapan sumber daya manusia menghadapi perubahan dunia profesional.
Kolaborasi Kampus dan Industri Jadi Kunci Kesiapan Karier
Kepala PT SUCOFINDO (Persero) Cabang Samarinda, Rony Wijaya, menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia usaha dalam mempersiapkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan industri.
Menurutnya, perkembangan teknologi telah mendorong berbagai sektor untuk terus beradaptasi. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki pemahaman yang tidak hanya terbatas pada teori akademik, tetapi juga mencakup penerapan keterampilan dalam dunia kerja.
Rony menjelaskan bahwa kegiatan SUCOFINDO Goes to Campus dirancang untuk mempertemukan pengalaman praktis dari dunia industri dengan pengetahuan yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan.
Melalui diskusi langsung bersama para profesional, mahasiswa diharapkan mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kompetensi yang dibutuhkan perusahaan, termasuk kemampuan beradaptasi, memahami teknologi, serta menyelesaikan persoalan secara efektif.
Kolaborasi ini juga membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara perusahaan dan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan talenta lokal.
Teknologi Bukan Ancaman bagi Profesi Teknik Lingkungan
Salah satu pesan penting dalam kegiatan tersebut adalah perlunya perubahan cara pandang terhadap perkembangan teknologi.
Rony Wijaya menilai kemajuan teknologi tidak seharusnya dianggap sebagai ancaman bagi mahasiswa dan lulusan Teknik Lingkungan.
Sebaliknya, berbagai inovasi digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas pekerjaan sekaligus memperluas kontribusi tenaga profesional dalam menangani persoalan lingkungan.
Perkembangan teknologi berpotensi mendukung berbagai aktivitas di bidang lingkungan, mulai dari pengolahan data, pemantauan kondisi lingkungan, hingga peningkatan ketepatan analisis.
Karena itu, mahasiswa didorong untuk terus mengembangkan kemampuan teknis sekaligus memahami pemanfaatan teknologi yang relevan dengan bidang keilmuannya.
Dalam kesempatan tersebut, Rony juga memperkenalkan profil SUCOFINDO sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC).
Perusahaan yang berdiri sejak 1956 ini memiliki jaringan layanan di berbagai daerah Indonesia, termasuk Samarinda, Bontang, Sangatta, dan Balikpapan.
Keberadaan jaringan tersebut memperlihatkan luasnya kebutuhan layanan pengujian, inspeksi, dan sertifikasi dalam mendukung aktivitas berbagai sektor industri.
Buka Peluang Magang dan Pengembangan Kompetensi Mahasiswa
Selain memperkenalkan kebutuhan dunia kerja, SUCOFINDO Goes to Campus juga diarahkan untuk memperkuat peluang kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia.
Salah satu bentuk kolaborasi yang diharapkan dapat dikembangkan adalah program Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan On the Job Training (OJT).
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berpotensi mendapatkan pengalaman langsung mengenai proses kerja profesional sekaligus menerapkan pengetahuan yang telah dipelajari di bangku kuliah.
Dosen Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Mulawarman, Aulia F. Lu’ayi, menyambut positif inisiatif SUCOFINDO dalam memberikan wawasan industri kepada mahasiswa.
Ia menilai bidang layanan SUCOFINDO memiliki keterkaitan dengan kompetensi yang dipelajari mahasiswa Teknik Lingkungan.
Menurut Aulia, kesempatan bertemu dengan praktisi industri menjadi pengalaman yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk memperluas pengetahuan dan membangun hubungan profesional sejak masa perkuliahan.
Ia juga berharap hubungan antara Universitas Mulawarman dan SUCOFINDO dapat berkembang menjadi kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi mahasiswa.
Mahasiswa Diajak Memahami Tantangan Dunia Industri
Dalam sesi pemaparan materi, Kepala Bidang Penjualan dan Dukungan Operasi PT SUCOFINDO (Persero) Cabang Samarinda, Gusti A. Zaini, hadir sebagai narasumber.
Gusti membahas berbagai perkembangan inovasi dan teknologi dalam dunia industri serta perubahan kompetensi yang perlu dipersiapkan mahasiswa sebelum memasuki dunia profesional.
Materi tersebut turut menyoroti peluang dan tantangan yang muncul seiring dengan meningkatnya penggunaan teknologi dalam aktivitas perusahaan.
Diskusi dipandu oleh Rizky Arya Kosasih dari PT SUCOFINDO (Persero) Cabang Samarinda.
Para peserta menunjukkan antusiasme melalui sesi tanya jawab dan pertukaran pengalaman mengenai kesiapan menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang.
Interaksi tersebut menjadi salah satu bagian penting dari kegiatan karena memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menggali informasi langsung dari praktisi yang memahami kondisi lapangan.
SUCOFINDO Harapkan Kerja Sama Berkelanjutan dengan Unmul
Menutup kegiatan, Gusti A. Zaini menyampaikan harapan agar SUCOFINDO Goes to Campus tidak berhenti sebagai agenda berbagi pengetahuan.
Ia berharap program tersebut dapat menjadi landasan bagi pengembangan hubungan yang lebih luas antara SUCOFINDO Cabang Samarinda dan Universitas Mulawarman.
Potensi kolaborasi mencakup kegiatan akademik, peningkatan kompetensi mahasiswa, serta berbagai program lain yang dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kesiapan memasuki dunia kerja memerlukan perpaduan antara pemahaman akademik, kemampuan praktis, dan kesediaan mengikuti perkembangan teknologi.
Melalui penyelenggaraan SUCOFINDO Goes to Campus, perusahaan berupaya mendukung penguatan kualitas sumber daya manusia lokal sekaligus membangun hubungan yang lebih erat antara pendidikan tinggi dan kebutuhan industri.
Sinergi tersebut diharapkan dapat membantu melahirkan lulusan yang lebih adaptif, kompeten, dan siap menghadapi persaingan di era digital.


