Buka Safari Ramadan, Bupati Toha Tegaskan Komitmen Bangun Muba Meski Anggaran Dipangkas Rp1,2 Triliun
QueenNews.id – Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) resmi dimulai. Kecamatan Bayung Lencir dipilih sebagai titik perdana, ditandai dengan kehadiran langsung Bupati Muba, Toha Tohet, di Masjid Jami’ At-Taqwa.
Menempuh perjalanan darat sekitar enam jam dari ibu kota kabupaten, kehadiran Bupati Toha bersama jajaran Pemkab Muba disambut antusias ratusan warga yang memadati masjid sejak sore hari.
Turut mendampingi para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, seluruh Kepala Perangkat Daerah, serta para Kepala Bagian di lingkungan Setda Muba. Rombongan disambut Camat Bayung Lencir, Zukar, S.K.M., M.Si., bersama unsur Forkopimcam, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Zukar menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Bayung Lencir sebagai lokasi launching Safari Ramadan tingkat kabupaten tahun ini.
Ia menilai kehadiran langsung Bupati menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat di wilayah terjauh.
“Kami bangga dan berterima kasih. Kehadiran Bapak Bupati dan jajaran menjadi energi positif bagi masyarakat untuk terus mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Toha Tohet mengungkapkan permohonan maaf karena baru dapat bertatap muka secara resmi dengan masyarakat Bayung Lencir sejak dilantik. Ia menegaskan, kecamatan tersebut memiliki nilai strategis dan emosional sehingga ditetapkan sebagai titik awal Safari Ramadan.
Dalam kesempatan itu, Toha juga memaparkan kondisi keuangan daerah tahun 2026 yang mengalami penyesuaian signifikan.
Anggaran Kabupaten Muba dipangkas dari Rp3,4 triliun menjadi Rp2,2 triliun atau berkurang Rp1,2 triliun. Meski demikian, ia memastikan komitmen pembangunan tetap berjalan.
“Dengan kondisi ini, kita harus cermat menentukan prioritas. Infrastruktur yang paling mendesak akan kita dahulukan. Program yang saya janjikan tetap menjadi komitmen dan akan kita tuntaskan,” tegasnya disambut tepuk tangan warga.
Safari Ramadan juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian pemerintah di bulan suci. Bantuan tersebut meliputi 30 paket sembako bagi warga kurang mampu, 50 paket mukena, santunan untuk 15 anak yatim, serta insentif bagi guru ngaji dan marbut.
Selain itu, Pemkab Muba menyerahkan bantuan dana sebesar Rp10 juta untuk mendukung pembangunan Masjid Jami’ At-Taqwa.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah.
“Kito galo dulur. Ramadan ini harus menjadi momentum memperkuat kebersamaan untuk membangun Musi Banyuasin yang lebih maju,” pungkasnya.


