Reses Masa Sidang IV DPRD Sumsel, H Handry Pratama Akan Perjuangkan Aspirasi Warga OKI
QuenNews.id — Menyambangi langsung masyarakat, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, H. Handry Pratama Putra, memanfaatkan reses Masa Sidang IV Tahun 2025 sebagai momentum untuk mendengarkan aspirasi warga secara langsung.
Selama sepekan penuh dari 11 hingga 18 Oktober 2025, politisi muda yang akrab disapa H. Tama ini blusukan ke sejumlah desa di Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), guna menyerap masukan terkait berbagai persoalan pembangunan dan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia menjalin komunikasi langsung dan menyerap berbagai masukan dari masyarakat di Desa Cahya Makmur pada 12 Oktober, Desa Kuta Pandan pada 13 Oktober dan Desa Cahya Maju pada 14 Oktober.

“Reses bukan hanya formalitas. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan masyarakat. Semua yang disampaikan akan kami bawa ke DPRD dan perjuangkan sesuai skala prioritas,” ujar H. Tama, yang juga menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Ogan Ilir.
Aspirasi Didominasi Infrastruktur dan Pemberdayaan Ekonomi
Dalam dialog dengan warga, sejumlah persoalan yang mencuat meliputi perbaikan jalan desa, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, hingga dukungan bagi petani dan pelaku UMKM.
Masyarakat berharap adanya keberpihakan anggaran provinsi dalam menyelesaikan isu-isu tersebut.

“Mayoritas warga menyampaikan kebutuhan mendasar seperti akses jalan yang rusak, sarana pendidikan yang kurang memadai, serta minimnya pendampingan untuk sektor pertanian. Ini menjadi catatan penting bagi kami di DPRD,” terang H. Tama.
Ia menambahkan, aspirasi yang diterima selama kegiatan reses akan dikawal dalam pembahasan kebijakan maupun penganggaran di tingkat provinsi.
H. Tama juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa untuk mempercepat pembangunan.
Perkuat Kedekatan dengan Konstituen
Selain menyerap aspirasi, reses ini menjadi momen untuk mempererat hubungan emosional antara wakil rakyat dan masyarakat.

Kehadiran langsung H. Tama di tengah-tengah warga dinilai sebagai bentuk nyata dari kepedulian dan komitmen terhadap konstituen.
“Kami merasa diperhatikan karena beliau mau datang langsung, bukan sekadar mendengar dari jauh. Semoga apa yang kami sampaikan bisa diperjuangkan di DPRD,” ungkap seorang tokoh masyarakat Desa Cahya Makmur.
Komitmen Terus Mengawal Kepentingan Rakyat
Sebagai wakil rakyat, H. Handry Pratama menegaskan bahwa setiap suara yang disampaikan warga adalah amanah yang harus diperjuangkan, khususnya dalam mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah di Sumsel.
“Kami tidak ingin aspirasi hanya berhenti di catatan. Tujuan utama kami adalah agar kebutuhan masyarakat benar-benar terwujud dalam program dan kebijakan yang berpihak pada rakyat,” tutupnya.


