HEALTHY AND BEAUTY

Micin, Antara Fakta Ilmiah dan Mitos Lama: Apakah Benar Berbahaya Bagi Kesehatan?

Ilustrasi micin.
Pasang Iklan di QueenNews.id

QueenNews.id – Nama Monosodium Glutamat (MSG) atau yang lebih akrab dikenal masyarakat sebagai micin, kerap muncul dalam perbincangan seputar makanan dan kesehatan.

MSG selama puluhan tahun mendapat cap miring sebagai penyebab berbagai keluhan kesehatan, mulai dari sakit kepala, mual, hingga tudingan yang tak berdasar soal kerusakan otak. Namun, benarkah semua tuduhan itu valid secara ilmiah?

Dalam artikel ini, kita akan membedah secara mendalam apa sebenarnya MSG itu, bagaimana proses pembuatannya, apa manfaatnya, dan tentu saja apakah ia benar-benar berbahaya seperti yang kerap digaungkan dalam mitos-mitos populer.

MSG, Bukan Racun Tapi Bahan Tambahan Pangan yang Aman

MSG adalah bentuk garam dari asam glutamat, salah satu asam amino non-esensial yang secara alami ditemukan dalam berbagai bahan pangan, seperti tomat, jamur, keju, dan daging.

Dalam bentuk murninya, MSG memiliki kemampuan luar biasa dalam memperkuat rasa umami yakni rasa gurih yang menjadi elemen penting dalam banyak masakan Asia dan makanan olahan modern.

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia, serta lembaga global seperti World Health Organization (WHO) dan Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, MSG dinyatakan aman dikonsumsi dalam takaran wajar.

Bahkan, FDA mengategorikan MSG sebagai GRAS (Generally Recognized As Safe), atau diakui aman secara umum berdasarkan evaluasi data ilmiah yang ekstensif.

Berita lainnya :  Tanpa Olahraga, Tanpa Hitung Kalori! Begini Cara Turun Drastis dalam 30 Hari

Tak hanya itu, proses produksi MSG masa kini juga mengandalkan metode fermentasi alami, mirip dengan proses pembuatan yogurt atau kecap.

Bahan-bahan seperti tetes tebu difermentasi oleh mikroorganisme untuk menghasilkan MSG murni dengan tingkat kemurnian lebih dari 99%.

Manfaat MSG: Hemat Garam, Kaya Rasa

Salah satu nilai tambah utama MSG dalam dunia industri makanan adalah kemampuannya mengurangi ketergantungan pada garam dapur (natrium klorida).

MSG hanya mengandung sekitar sepertiga jumlah natrium dari garam meja, namun mampu memperkuat rasa dengan lebih efektif. Ini membuat MSG menjadi solusi ideal bagi formulasi produk rendah natrium tanpa mengorbankan rasa.

Pasang Iklan di QueenNews.id

MSG juga sering dikombinasikan dengan senyawa seperti disodium inosinat dan guanosin monofosfat, untuk menciptakan sinergi rasa gurih yang lebih kompleks dan stabil, terutama dalam makanan olahan, sup instan, bumbu dapur, dan camilan ringan.

Membedah Mitos: Apakah MSG Sebabkan “Chinese Restaurant Syndrome”?

Istilah Chinese Restaurant Syndrome mulai populer sejak akhir 1960-an setelah munculnya laporan yang mengklaim bahwa konsumsi makanan Tiongkok dengan MSG menyebabkan gejala seperti sakit kepala, leher kaku, dan pusing.

Namun hingga kini, penelitian ilmiah belum pernah membuktikan keterkaitan yang konsisten antara MSG dan gejala-gejala tersebut pada populasi umum.

Berita lainnya :  Bopeng Atau Scars Tak Lagi Jadi Masalah, Ini 5 Perawatan Efektif untuk Wajah Mulus Kembali

Hanya sebagian kecil individu yang disebut sensitif terhadap glutamat mungkin mengalami reaksi ringan seperti rasa hangat atau kesemutan, tetapi kasus ini sangat jarang dan biasanya tidak membahayakan.

Bahkan, gejala tersebut sering kali terjadi ketika MSG dikonsumsi dalam jumlah sangat tinggi tanpa makanan pendamping hal yang tidak umum dalam konsumsi sehari-hari.

Bijak Menggunakan, Aman untuk Kesehatan

MSG bukanlah musuh dalam piring makan Anda. Justru, ketika digunakan secara bijak, MSG mampu menjadi peningkat rasa alami yang mendukung kesehatan dengan membantu mengurangi penggunaan garam berlebih.

Mitos yang selama ini beredar, seperti tudingan bahwa MSG merusak otak atau menyebabkan ketergantungan, tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat.

Bagi pelaku industri pangan, informasi ini penting dalam merancang produk yang enak, sehat, dan berbasis sains. Dan bagi masyarakat, penting untuk kembali mengandalkan bukti ilmiah, bukan sekadar opini yang tak terverifikasi.

Bahtera Adi Jaya, Solusi Bahan Kimia Pangan Berkualitas

Sebagai distributor bahan kimia terpercaya, PT Bahtera Adi Jaya siap menyediakan MSG berkualitas tinggi dengan standar keamanan dan kemurnian yang ketat.

Perusahaan ini mendukung industri makanan dalam menghasilkan produk yang lezat, aman, dan sesuai regulasi.

Informasi lebih lanjut tentang produk dan layanan tersedia melalui kanal resmi Bahtera Adi Jaya.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Ilustrasi tips mencegah dan merawat jerawat.
HEALTHY AND BEAUTY

Berikut 7 Tips Ampuh Mencegah dan Merawat Jerawat

QueenNews.id — Jerawat bisa muncul akibat berbagai faktor seperti perubahan hormon, stres, pola makan, atau kebersihan kulit yang kurang terjaga.
Ilustrasi Tips Merawat Rambut agar Tetap Sehat dan Berkilau.
HEALTHY AND BEAUTY

Berikut 7 Tips Merawat Rambut agar Tetap Sehat dan Berkilau

  • Kamis, 27 Maret 2025
QueenNews.id – Memiliki rambut yang sehat dan berkilau adalah impian banyak orang. Namun, paparan polusi, penggunaan produk kimia, serta kebiasaan