GOVERMENT SUMSEL MAJU

Kopi Liberika Sumsel Mulai Bidik Pasar Rusia

Kopi Liberika asal Sumatera Selatan.
Pasang Iklan di QueenNews.id

QueenNews.id – Kopi Liberika asal Sumatera Selatan mulai diarahkan untuk menembus pasar Rusia. Badan Karantina Indonesia (Barantin) mendorong kesiapan pelaku UMKM melalui pendampingan sertifikasi dan pemenuhan persyaratan ekspor.

Peluang tersebut dibahas dalam Webseries Go Ekspor Barantin bertajuk “Kupas Tuntas: Kopi Liberika Sumsel Menembus Pasar Rusia”. Forum ini melibatkan Karantina Sumsel, Atase Perdagangan Indonesia di Moskow, pemerintah daerah dan pelaku usaha.

Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Karantina, Wisnu Wasisa Putra, mengatakan pelaku usaha dapat memanfaatkan Klinik Ekspor untuk mendapatkan informasi dan pendampingan terkait ketentuan negara tujuan.

“Klinik Ekspor ini menjadi ruang konsultasi bagi pelaku usaha untuk memperoleh informasi dan pendampingan langsung terkait persyaratan serta proses sertifikasi ekspor komoditas,” ujar Wisnu.

Berita lainnya :  Hj Patimah Toha Dilantik Jadi Bunda Literasi Muba 2025–2030, Herman Deru Dorong Literasi Digital di Sumsel

Kepala Karantina Sumsel Sri Endah Ekandari mengatakan Sumsel merupakan salah satu sentra kopi nasional dengan kontribusi sekitar 27 persen terhadap produksi kopi Indonesia.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Kinerja ekspor kopi Sumsel juga menunjukkan peningkatan. Pada 2024 tercatat tiga kali pengiriman senilai Rp1,5 miliar, kemudian meningkat menjadi 14 kali pengiriman senilai Rp12,1 miliar pada 2025.

Sementara hingga Juli 2026, ekspor kopi Sumsel mencapai 8,7 ton dengan nilai Rp652 juta. Kopi Sumsel telah dikirim ke sejumlah negara, antara lain Malaysia, Australia, Arab Saudi dan Singapura.

Berita lainnya :  Penuh Warna, Edukasi & Inspirasi: Ini Isi Lengkap Acara Kartinian DWP OKI di Sekretariat PKK

Atase Perdagangan Indonesia di Moskow, Ardianto Mahdi Wibowo, menilai Rusia menjadi pasar potensial karena memiliki populasi lebih dari 144 juta jiwa. Namun, peluang tersebut harus diikuti kesiapan eksportir memenuhi standar keamanan pangan, sertifikasi, pelabelan dan ketertelusuran produk.

Pelaku UMKM sekaligus eksportir kopi, M. Syahrafiuddin, optimistis Kopi Liberika Sumsel mampu bersaing di pasar global. Menurutnya, Liberika memiliki karakteristik khas dan dapat dibudidayakan di lahan gambut maupun dataran rendah.

Untuk memperkuat kesiapan ekspor, Karantina Sumsel bersama Pemprov Sumsel mengembangkan inovasi Go-Export yang mendukung ketertelusuran komoditas, mulai dari identitas pelaku usaha, asal bahan baku hingga dokumen sertifikasi.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Bakal Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), H. Syaparuddin, menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad. (Ist)
GOVERMENT

Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Muba Hadiri Acara Maulid Nabi Muhammad di Masjid Al Abror

  • Selasa, 17 September 2024
Queennews.id — Bakal Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), H. Syaparuddin, menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad yang digelar
GOVERMENT

Amaliah Berkomitmen Terus Mendengarkan, Memperjuangkan Aspirasi, Serta Membawa Perubahan Positif Bagi Sumatera Selatan

  • Jumat, 4 Oktober 2024
Queennews.id – Amaliah Sobli resmi dilantik menjadi Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) periode 2024-2029. Pelantikan telah dilakukan