Mitos atau Fakta? Daging Kambing Disebut Bisa Menambah Gairah
QUEENNEWS.ID – Daging kambing sejak lama dipercaya sebagian masyarakat sebagai makanan yang dapat meningkatkan gairah seksual atau libido.
Anggapan ini bahkan sering muncul saat momen tertentu, seperti perayaan hari besar atau acara keluarga yang menyajikan olahan daging kambing.
Namun, benarkah anggapan tersebut didukung oleh bukti ilmiah?
Para ahli gizi dan kesehatan menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang kuat bahwa konsumsi daging kambing secara langsung dapat meningkatkan libido atau memperbaiki fungsi seksual seseorang.
Mengapa Daging Kambing Dikaitkan dengan Libido?
Salah satu alasan munculnya anggapan tersebut adalah kandungan protein, zat besi, seng (zinc), dan vitamin B12 dalam daging kambing.
Protein membantu menjaga massa otot dan memperbaiki jaringan tubuh. Sementara itu, zinc berperan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk pembentukan hormon dan kesehatan reproduksi, terutama pada pria.
Namun, keberadaan nutrisi tersebut bukan berarti daging kambing bekerja sebagai “peningkat gairah seksual” secara langsung.
Peran Zinc terhadap Kesehatan Reproduksi
Zinc merupakan mineral penting yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil. Kekurangan zinc diketahui dapat memengaruhi produksi hormon testosteron dan kualitas sperma pada pria.
Meski demikian, bagi seseorang yang kebutuhan zinc hariannya sudah terpenuhi melalui pola makan seimbang, mengonsumsi lebih banyak daging kambing belum tentu memberikan manfaat tambahan terhadap libido.
Libido Dipengaruhi Banyak Faktor
Dokter menjelaskan bahwa gairah seksual merupakan kondisi yang kompleks dan dipengaruhi oleh banyak hal, antara lain:
Keseimbangan hormon.
Kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Kualitas tidur.
Tingkat stres.
Kondisi psikologis.
Hubungan dengan pasangan.
Pola makan dan aktivitas fisik.
Karena itu, tidak ada satu jenis makanan yang dapat secara instan meningkatkan libido.
Konsumsi Tetap Perlu Dibatasi
Meski kaya protein dan mineral, daging kambing tetap mengandung lemak jenuh yang perlu diperhatikan, terutama bagi penderita kolesterol tinggi atau penyakit jantung.
Para ahli menyarankan agar konsumsi daging merah dilakukan dalam jumlah yang wajar dan diimbangi dengan sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, serta aktivitas fisik yang teratur.
Cara Menjaga Kesehatan Seksual
Daripada mengandalkan satu jenis makanan, dokter menyarankan beberapa langkah berikut untuk menjaga kesehatan seksual:
Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
Berolahraga secara rutin.
Tidur 7–9 jam setiap malam.
Mengelola stres.
Tidak merokok.
Membatasi konsumsi alkohol.
Menjaga komunikasi yang baik dengan pasangan.
Berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gangguan fungsi seksual yang berkepanjangan.
Kesimpulan
Daging kambing memang mengandung protein, zinc, zat besi, dan vitamin B12 yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, hingga kini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa daging kambing secara langsung dapat meningkatkan libido.
Kesehatan seksual lebih dipengaruhi oleh gaya hidup sehat, kondisi medis, keseimbangan hormon, dan kualitas hubungan dengan pasangan daripada oleh satu jenis makanan tertentu. (ril)


