GOVERMENT SUMSEL MAJU

Lahan Kopi Hampir 54 Ribu Hektare, Mengapa Produktivitas Kopi Robusta Lahat Masih Rendah?

Ilustrasi Kopi Robusta.
Pasang Iklan di QueenNews.id

QueenNews.id – Kabupaten Lahat selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung kopi robusta terbesar di Sumatera Selatan. Dengan luas perkebunan mencapai hampir 54 ribu hektare dan puluhan ribu petani yang menggantungkan hidup dari sektor ini, kopi menjadi komoditas andalan yang menggerakkan ekonomi masyarakat pedesaan.

Namun, di balik statusnya sebagai daerah penghasil kopi terbesar kedua di Sumsel, Kabupaten Lahat masih menghadapi tantangan besar. Produktivitas kopi robusta yang dihasilkan petani dinilai belum optimal dan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Berdasarkan data Angka Tetap (ATAP) Tahun 2024 yang dirilis Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, luas areal kopi robusta rakyat di Kabupaten Lahat mencapai 53.947,39 hektare.

Luasan tersebut menjadikan Lahat sebagai daerah dengan perkebunan kopi robusta terbesar kedua di Sumatera Selatan setelah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

Dari total luas tersebut, sebanyak 45.920,78 hektare merupakan tanaman menghasilkan dengan total produksi mencapai 25.341,80 ton per tahun. Sektor ini juga menjadi sumber penghidupan bagi sekitar 45 ribu petani atau kepala keluarga di Kabupaten Lahat.

Produktivitas Belum Sejalan dengan Luas Lahan

Meski memiliki areal perkebunan yang sangat luas, produktivitas kopi robusta Lahat saat ini masih berada di angka 551,86 kilogram per hektare. Angka tersebut dinilai masih jauh dari potensi yang seharusnya dapat dicapai jika didukung dengan peremajaan tanaman, penggunaan bibit unggul, serta penerapan teknik budidaya yang lebih modern.

Berita lainnya :  Wakil Ketua DPRD Sumsel Tinjau Koperasi Merah Putih di Desa Sembadak, Dorong Ekonomi Desa Semakin Kuat

Kondisi ini menunjukkan bahwa besarnya luas lahan belum otomatis berbanding lurus dengan tingginya hasil produksi yang diperoleh petani.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat, Vivi Anggraeni, mengakui potensi kopi robusta Lahat sangat besar. Selain didukung kondisi geografis yang cocok untuk budidaya kopi, antusiasme petani dalam mengelola kebun juga terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Pasang Iklan di QueenNews.id

“Kondisi geografis membuat potensi kopi robusta di Lahat sangat besar, apalagi petani saat ini kian aktif mengelola kebun. Dari dua tahun lalu, kita sudah mulai fokuskan program pada peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen,” ujar Vivi, Selasa (23/6/2026).

Untuk meningkatkan produktivitas, Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Perkebunan telah menjalankan sejumlah program strategis. Salah satu fokus utama adalah melakukan peremajaan tanaman kopi yang sudah tua dan mengalami penurunan produksi.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penggunaan bibit unggul, peningkatan keterampilan petani melalui pendampingan teknis, hingga penerapan pola budidaya yang lebih efisien dan berorientasi pada kualitas hasil panen.

Berita lainnya :  Tempati Urutan Kedua Termiskin di Sumsel, Ribuan Warga Lahat Tinggal di Rumah Tak Layak Huni 

Langkah tersebut dinilai penting mengingat sebagian kebun kopi rakyat masih menggunakan tanaman berusia tua yang produktivitasnya terus menurun dari tahun ke tahun.

Bagi Kabupaten Lahat, peningkatan produktivitas kopi bukan sekadar soal angka produksi. Lebih dari itu, keberhasilan meningkatkan hasil panen akan berdampak langsung terhadap pendapatan dan kesejahteraan ribuan keluarga petani.

Dengan produktivitas yang lebih tinggi, petani diharapkan mampu memperoleh keuntungan lebih besar tanpa harus memperluas lahan perkebunan.

“Kami ingin kopi robusta Lahat tidak hanya unggul dari sisi luas lahan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani melalui hasil produksi yang lebih optimal. Dengan begitu, ke depan kopi Lahat akan semakin memiliki daya saing dengan kopi dari daerah lain,” kata Vivi.

Sebagai daerah dengan luas perkebunan kopi terbesar kedua di Sumatera Selatan, Lahat memiliki modal kuat untuk menjadi salah satu sentra kopi robusta unggulan nasional. Namun, tantangan peningkatan produktivitas masih menjadi fokus utama yang harus dituntaskan.

Pasang Iklan di QueenNews.id

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Bakal Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), H. Syaparuddin, menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad. (Ist)
GOVERMENT

Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Muba Hadiri Acara Maulid Nabi Muhammad di Masjid Al Abror

  • Selasa, 17 September 2024
Queennews.id — Bakal Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), H. Syaparuddin, menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad yang digelar
GOVERMENT

Amaliah Berkomitmen Terus Mendengarkan, Memperjuangkan Aspirasi, Serta Membawa Perubahan Positif Bagi Sumatera Selatan

Queennews.id – Amaliah Sobli resmi dilantik menjadi Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) periode 2024-2029. Pelantikan telah dilakukan