ITSM Perkuat Posisi Kampus Inovatif Lewat Kemitraan Strategis dengan Positive Technologies
QueenNews.id – Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM) menegaskan posisinya sebagai kampus inovatif melalui penandatanganan kemitraan strategis dengan Positive Technologies, perusahaan keamanan siber terkemuka asal Rusia, dalam rangka Forum Ekonomi Internasional Russia–Islamic World: Kazan Forum 2026. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini menjadi langkah penting bagi ITSM untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memperkuat kapabilitas di bidang teknologi digital, cybersecurity, ekonomi digital, dan inovasi berkelanjutan di Indonesia.
Kerja sama ini tidak hanya melibatkan ITSM, tetapi juga sejumlah perguruan tinggi nasional, seperti Universitas Padjadjaran, Universitas Pendidikan Indonesia, Politeknik Manufaktur Bandung, dan Universitas Darul Ma’arif. Kolaborasi ini menegaskan pentingnya pengembangan ekosistem pendidikan keamanan digital yang dapat menjawab kebutuhan industri dan tantangan global yang terus berkembang. Melalui program ini, mahasiswa dan dosen ITSM mendapatkan akses pengalaman internasional, pelatihan teknis, serta pemahaman praktik terbaik dalam menghadapi ancaman digital modern.
Ketua Yayasan ITSM Jember, Prof. Dr. Kahar Muzakhar, menjelaskan bahwa kemitraan dengan Positive Technologies merupakan strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi sekaligus memperluas peluang kolaborasi global. Sementara itu, Elena Grishaeva, Direktur Regional Asia Tenggara Positive Technologies, menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam mencetak talenta cybersecurity yang siap bersaing di tingkat global. Kolaborasi ini membuka akses untuk berbagi pengalaman industri, pengetahuan teknis, serta praktik terbaik untuk membangun generasi profesional yang kompeten.
Lebih dari sekadar cybersecurity, kemitraan ini mendukung visi ITSM dalam pengembangan teknologi terapan, digital economy, kecerdasan buatan, energi terbarukan, teknologi biomasa, pertanian pintar, ketahanan pangan, dan inovasi berkelanjutan. Integrasi ini diharapkan menghasilkan inovasi yang tidak hanya berdampak akademis tetapi juga membawa manfaat ekonomi dan sosial nyata bagi masyarakat. Forum Kazan 2026 pun menjadi kesempatan bagi ITSM untuk memperluas wawasan global, membangun jejaring akademik dan industri internasional, serta mengeksplorasi kolaborasi multidisiplin antara Indonesia dan Rusia, menegaskan peran ITSM sebagai institusi pendidikan yang mendorong inovasi berkelanjutan di tingkat nasional dan global.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES


